Comments

Tampilkan postingan dengan label Myanmar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Myanmar. Tampilkan semua postingan

Otoritas Musyrik Myanmar jatuhi hukuman penjara 28 tahun kepada 7 Muslim dengan dalih memprovokasi kerusuhan

Tidak ada komentar

Otoritas Musyrik Myanmar jatuhi hukuman penjara 28 tahun kepada 7 Muslim dengan dalih memprovokasi kerusuhan
YANGON  – Otoritas Musyrik Myanmar pada Selasa (21/5/2013) menjatuhi hukuman penjara antara dua sampai 28 tahun kepada tujuh Muslim dengan dalih memprovokasi kerusuhan di bulan Maret lalu yang menewaskan puluhan orang.
Mereka dituduh telah melakukan pembunuhan terhadap seorang biksu Budha di pusat kota Meikhtila yang memicu kerusuhan di seluruh wilayah di mana sebagian besar target serangan adalah Muslim.
Mereka juga dipenjara atas tuduhan termasuk pembunuhan, hasutan untuk membunuh, pembakaran dan kerusakan properti publik, ujar Ye Aung Myint, advokat umum wilayah Mandalay kepada AFP melalui telepon.
Anggota keluarga mereka menangis di pengadilan setelah mendengar putusan.  Pengacara pembela mengatakan kepada AFP belum tahu apakah akan mengajukan banding atau tidak.
“Apakah mereka mengajukan banding tergantung pada keluarga mereka,” ujarnya.
Menurut klaim pemerintah, setidaknya 44 orang tewas dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal setelah gelombang kekerasan yang tampaknya dipicu oleh pertengkaran di toko emas.
Sejauh ini tidak ada ummat Budha yang dihukum sehubungan dengan kerusuhan di Meikhtila, meskipun fakta di lapangan mengatakan bahwa Muslim yang menjadi korban serangan brutal Budhis.  Ye Aung Myint bersikeras mengklaim bahwa kedua belah pihak sedang “diperlakukan sama”.
Beberapa biksu yang terlibat dalam kerusuhan sementara yang lainnya telah memimpin kampanye nasional menyeru untuk memboikot toko-toko milik Muslim, masihberkeliaran bebas tanpa tuntutan hukuman apapun. (haninmazaya/www.bringislam.web.id]
Read more...

Innalillahi, 58 Muslim Rohingya hilang setelah kapal yang membawa mereka terbalik di perairan Myanmar

Tidak ada komentar


Lima puluh delapan Muslim Rohingya hilang setelah kapal mereka terbalik di lepas pantai Myanmar saat mereka mencoba menyelamatkan diri dari angin topan yang dikabarkan mengarah ke wilayah mereka, media pemerintah melaporkan seperti dilansir Muslims Today pada Rabu (15/5/2013).


Kapal yang terbalik pada Senin malam tersebut adalah satu dari tujuh kapal yang membawa Muslim Rohingya ke tempat yang lebih tinggi dari sebuah kamp di Pauktaw di negara bagian Rakhine, menurut televisi negara. “Operasi penyelamatan sedang berlangsung karena 58 orang masih hilang,” sebutnya, menambahkan bahwa 42 orang telah diselamatkan.

Lebih dari 100 Muslim Rohingya naik perahu itu, kata James Munn, seorang pejabat Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan. PBB mengatakan puluhan ribu etnis Rohingya terancam oleh badai. Sekitar 140.000 orang – kebanyakan Muslim Rohingya – hidup di tenda-tenda tipis dan tempat penampungan sementara di negara bagian Rakhine. Mereka mencari perlindungan di kamp-kamp dari kekerasan Buddhis sejak tahun lalu.

Ashok Nigam, koordinator kemanusiaan PBB di Myanmar, mengatakan hampir 70.000 pengungsi harus dipindahkan ke tempat yang lebih tinggi. Mereka berada di daerah dataran rendah sepanjang pantai yang sangat rentan terhadap gelombang pasang dan banjir. Saat itu hujan di kamp dan Angin Topan Mahasen diperkirakan mendarat pada Kamis malam atau Jumat pagi.

Badai itu menuju Chittagong tetapi bisa bergeser ke timur dan menerjang langsung ke negara bagian Rakhine, Myanmar menurut Departemen Meteorologi. Hujan lebat dan angin kencang diperkirakan memporak porandakan Rakhine.

Televisi pemerintah Myanmar melaporkan pada Senin (13/5) bahwa 5.158 orang telah dipindahkan dari kamp dataran rendah di negara bagian Rakhine ke tempat penampungan yang lebih aman. Badan-badan bantuan mendesak agar evakuasi ditingkatkan. [arrahmah/www.bringislam.web.id]
Read more...

Inilah Tujuh Bentuk Kekejaman Terhadap Umat Islam Di Myanmar

Tidak ada komentar


Keterlibatan militer menunjukkan bahwa kerusuhan di Myanmar terhadap muslim Rohingya adalah rencana negara dan bagian pembersihan etnis. Hal ini ditambah upaya biksu dan kelompok Budha membantai umat Islam.


Dalam catatan FUI, setidaknya ada tujuh bentuk kekejaman terhadap muslim Rohingya, Kaman, dan muslim Myamar pada umumnya. Hal ini sebagaimana diungkapkan Sekjen FUI Muhammad Al Khathtath dalam pernyataan persnya, Jum’at (3/5/2013) di sela-sela aksi di Bundaran HI, Jakarta.

Pertama, lebih dari lima ribu orang dibunuh dengan berbagai cara dan lebih 120.000 muslim Rohingya digusur dari tanah mereka sendiri

Kedua, para wanita dan anak perempuan muslimah di bawah umur diperkosa oleh militer dan lainnya.

Ketiga, properti kaum muslim dijarah tiap hari, masjid dan tempat religi mereka ditutup. Ini akan segera menjadi tahu dimana mereka tak bisa sholat di mesjid.

Keempat, orang-orang muslim berpendidikan dan orang-orang tak bersalah lainnya telah ditahan tanpa kesalahan apapun.

Kelima, sejumlah besar uang muslim diperas tiap hari.

Keenam, muslim disiksa secara tidak manusiawi di sel-sel rahasia.

Ketujuh, akses muslim terhadap makanan dan obat-obatan diblokir. Mereka mati kelaparan dan kini terkena wabah penyakit. (Pz/Islampos/www.bringislam.web.id))
Read more...

Category

Popular Posts

facebook