Comments

Tampilkan postingan dengan label Gaza. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaza. Tampilkan semua postingan

Allahu Akbar, Ratusan Ikan Pari terdampar Di Gaza Setelah Mesir Membanjiri Terowongan Gaza

Tidak ada komentar
Puluhan Ikan Pari Terdampar, Berkah bagi Warga Gaza Palestina

Puluhan ikan pari jenis Mobula secara misterius terdampar di pantai Gaza, Palestina, pada Rabu waktu setempat. Peristiwa ini menjadi berkah tersendiri bagi warga Gaza yang merana akibat blokade negara zionis Israel.

Dalam video yang bisa dilihat di Youtube, dilansir Daily Mail, seorang nelayan bernama Eyad Almadoun mengaku terkejut melihat pemandangan tersebut. Dia mengatakan, ikan pari ini terakhir terlihat di pantai Gaza enam tahun lalu.

Dia mengatakan, biasanya warga Gaza mendapatkan ikan ini dari Mesir yang dikirimkan melalui terowongan bawah tanah. Selain menyulitkan, harganya juga sangat mahal.

Dia mengatakan, ini bukan kali pertama ikan terdampar di pantai tersebut. Sehari sebelumnya, ujarnya, 220 ekor ikan terdampar di pantai, dan dia yakin besok ikan yang terdampar akan lebih banyak lagi.

“Hari ini Tuhan menyediakannya untuk kami,” kata dia.

Ikan pari Mobula ini memiliki perawakan sama dengan ikan pari manta. Mobula bisa mencapai panjang hingga lima meter dan berat lebih dari 76 kilogram. Per kilonya, ikan jenis ini dijual di Gaza seharga enam atau tujuh shekel atau sekitar Rp14 ribu.

Ramai-ramai warga Gaza memotongi ikan-ikan tersebut dan mengangkutnya menggunakan gerobak. “Kini baik orang kaya dan miskin bisa memasak ikan ini dan memakannya dengan nasi atau tomat,” kata Almadoun.

Ahli ikan pari terkemuka dunia dari Kampus Santa Rosa di California, Amerika Serikat, Bob Rubin, juga mengaku heran dengan fenomena ini. Dia mengatakan, ikan jenis ini biasanya berenang dalam gerombolan besar dalam jumlah ribuan.

“Peristiwa ini sangat aneh dan saya tidak pernah menemukannya. Saya telah bekerja di Teluk California bertahun-tahun dimana banyak sekali terdapat sekumpulan mobula, tapi saya tidak pernah melihat terdampar massal seperti ini,” kata dia.

Terdapat luka di bagian sirip ikan-ikan pari yang terdampar di Gaza. Bob tidak bisa memastikan penyebab luka tersebut, apakah terkena perahu atau batu karang. “Saya perlu melihatnya langsung,” kata dia.

Wilayah Gaza diblokade Israel setelah Hamas menguasai wilayah itu pada tahun 2007. Akibat blokade tersebut, bahan makanan, pakaian dan bahan bangunan tidak bisa masuk ke Gaza. Warga Gaza hidup serba kekurangan, hanya mengandalkan bantuan dari lembaga kemanusiaan dan barang-barang yang diselundupkan dari terowongan menuju Mesir.

===== Mari Berdo'a =====

Ya Allah sungguh hebat mukjizat yang kau tunjukkan kepada kami. memang benar Ya Allah.., bila Engkau sudah berkehendak, biarpun seluruh manusia menantang. tak ada yg bisa menghalangi. Dan bila Engkau sudah menyetujui, biarpun seluruh manusia menghalangi, tidak akan mampu.

Ya Allah tetap luruskanlah kami dalam mencari rezeki di jalan yg halal ya Allah. Aaamiiiin.

Komentar "Aamiin" untuk berpartisipasi dalam doa ini.

===== ( Semoga Bermanfaat ) =====

Silahkan Klik "SUKA" dan "BAGIKAN", Jika dinilai baik & bermanfaat bagi sahabat semua. Semoga menjadi kebaikan Kita semua.


Yusuf Mansyur Network [www.bringislam.web.id]
Ratusan Ikan Misterius Terdampar di Pantai Gaza   
Read more...

Terlalu! Mursi Tutup Terowongan Gaza-Mesir dengan Air

Tidak ada komentar


Para pejabat Mesir dan Palestina mengatakan pasukan Mesir membanjiri terowongan akses Gaza ke Mesir. Akibatnya, warga kedua wilayah tersebut tidak dapat lagi menyelundupkan makanan dan logistik melalui terowongan yang penuh dengan air tersebut.
Ini merupakan bukti terbaru bahwa Presiden Mursi terus mengkhianati kaum Muslim Gaza dan hanya berusaha untuk menjaga keamanan Yahudi. Pasalnya, jaringan terowongan merupakan urat nadi vital bagi warga Gaza.
Diperkirakan sekitar 30% dari seluruh komoditas dari Mesir diangkut melalui terowongan itu sehingga mampu meringankan dampak buruk dari blokade Israel terhadap Muslim Gaza, Palestina.
Pal-tahrir.info, Kamis (14/2) memberitakan kejadian ini dengan menyatakan meskipun Mursi datang dengan membawa slogan Islam dan reformasi, kenyataannya Mursi tidak berbeda dengan penguasa rezim sebelumnya, Mubarak, dalam komitmennya terhadap keamanan Yahudi; menutup terowongan, membantai para mujahid di Sinai, sungguh-sungguh mencegah masuknya senjata ke Gaza, dan memperkuat blokade yang jelas haram dalam pandangan syariah Islam![hizb Indonesia/www.bringislam.web.id]
Read more...

Biadab! Aparat Mesir Banjiri Terowongan Gaza dengan Air

Tidak ada komentar
Sementara Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza enggan mengkritik pemerintah Presiden Muhammad Mursi secara terbuka, warga sipil Gaza terus terang mengungkapkan kekesalannya.
Pasukan keamanan Mesir memenuhi terowongan-terowongan bawah tanah di sekitar perbatasan dengan Palestina di Gaza sebagai bagian dari upaya menutup terowongan-terowongan itu. Demikian dikatakan oleh para pejabat Mesir.
Jaringan terowongan bawah tanah itu merupakan urat nadi rakyat Palestina yang diblokade oleh Zionis Israel, untuk memasukkan aneka macam barang kebutuhan hidup mereka.
Reuters (13/2/2013) melaporkan, reporternya melihat salah satu terowongan yang sedang dipakai untuk memasukkan bahan bangunan berupa batu kerikil dan semen, tiba-tiba pada hari Ahad lalu dipenuhi oleh air, sehingga para pekerja di dalamnya bergegas menyelamatkan diri.
Penduduk setempat mengatakan, dua orang yang sedang di dalam terowongan sepertinya tersapu oleh air yang sengaja dipompakan ke dalamnya oleh aparat Mesir.
“Aparat Mesir mengucurkan air untuk menenggelamkan terowongan-terowongan itu,” kata Abu Ghassan yang mengawasi 30 orang pekerja di sebuah terowongan sekitar 200 meter dari pagar perbatasan.
Seorang pejabat keamanan Mesir di Sinai mengatakan kepada Reuters bahwa tindakan itu dimulai sejak lima hari lalu.
“Kami menggunakan air untuk menutup terowongan-terowongan itu dengan memompa air dari salah satu sumur,” kata pejabat yang menolak menyebutkan namanya itu.
Sejak Agustus 2012, sudah puluhan terowongan dirusak oleh aparat Mesir, menyusul pembunuhan atas 16 personel penjaga perbatasan Mesir dekat Gaza.
Kairo mengatakan pelaku menyeberang ke Mesir melalui jalur terowongan tersebut, sebuah tudingan yang dibantah oleh pemerintah Palestina di Gaza.
Sementara Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza enggan mengkritik pemerintah Presiden Muhammad Mursy secara terbuka, warga sipil Gaza terus terang mengungkapkan kekesalannya.
“Tindakan Mesir terhadap terowongan-terowongan semakin memburuk semenjak pemilihan Mursy. Saudara kami Hamas mengira dia akan membuka Gaza. Menurut saya mereka salah,” kata seorang pemilik terowongan yang hanya menyebut dirinya dengan nama Ayed, karena takut mendapatkan serangan balasan.
“Mungkin 150 atau 200 terowongan sudah ditutup sejak serangan di Sinai. Ini terjadi pada era Mursy,” imbuhnya.
Orang-orang yang biasa bekerja di bawah terowongan takut jika upaya membanjiri lubang-lubang bawah tanah itu akan mengakibatkan langit-langit terowongan runtuh sehingga menimbulkan bencana.
“Air bisa menimbulkan retak di dinding terowongan dan mungkin akan meruntuhkannya. Hal itu bisa membunuh orang,” kata Ahmad al-Shair, seorang pekerja terowongan yang sepupunya tewas satu tahun lalu karena terowongan runtuh.
Enam orang Palestina meninggal pada bulan Januari akibat ledakan di dalam terowongan, sehingga menambah jumlah korban tewas menjadi 233 sejak 2007, menurut kelompok-kelompok HAM di Gaza.
Diperkirakan ada 2.500 sampai 3.000 terowongan di bawah perbatasan Gaza-Mesir. Namun jumlahnya menyusut sejak 2010, ketika Israel sedikit membuka pintu masuk barang ke Gaza dibawah pengawasan ketat aparat Zionis.
Terowongan saat ini masih menjadi jalur utama bagi Palestina untuk memasukkan barang kebutuhan ke Gaza. Hamas sendiri lebih suka menggunakan terowongan bawah tanah itu, karena tidak perlu membayar pajak ke Zionis.
Sejak tokoh Al-Ikhwan al-Muslimun, Muhammad Mursi, menjabat presiden Mesir banyak orang berharap Jalur Gaza akan mendapatkan angin segar dari Kairo dengan dibukanya satu jalur yang mengungkung mereka. Namun, hingga kini harapan itu tidak juga terwujud. (hidayatullah.com, 13/2)

www.bringislam.web.id
Read more...

Kami Ingin Tentara Kalian … Bukan Air Mata

Tidak ada komentar


Anak-anak Jalur Gaza yang tengah menghadapi bombardir rudal dan serangan Israel siang dan malam harus menutup pintu dalam menghadapi delegasi yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Liga Arab, dan ikut bergabung bersamanya para menteri luar negeri negara-negara Arab, serta meminta mereka pulang kembali ke negara di mana mereka berasal.

Warga Jalur Gaza tidak ingin “kunjungan wisata” para menteri luar negeri, atau Sekretaris Jenderal Liga. Sebab mereka datang ke Jalur Gaza hanya untuk klaim-klaim dusta bahwa mereka turut merasakan penderitaan mereka, dan mereka datang dalam rangka menunjukkan perasaan cinta kasih dan solidaritas terhadap mereka.

Mereka tidak memberikan bantuan sepeser pun untuk Jalur Gaza, mereka juga tidak membangun satu rumah pun yang dihancurkan selama agresi Israel pada musim dingin tahun 2006, dan mereka tidak mematahkan blokade yang mencekik dan memalukan yang berlangsung terus sejak puluhan tahun. Jadi untuk apa anak-anak Jalur Gaza menyambut mereka, dan mereka membeberakan untuk mereka karpet merah yang berlumuran darah para syuhada’ dan mereka yang terluka?

Warga Jalur Gaza tidak ingin belas kasihan, dan tidak pula bicara manis. Namun yang mereka inginkan adalah senjata canggih dan modern untuk mempertahankan anak-anak mereka dan martabat mereka dalam menghadapi terorisme Israel. Di mana hingga tulisan ini dibuat (19/11) sudah lebih dari delapan puluh nyawa melayang, yang sebagian besar dari mereka adalah  anak-anak.

Mengapa mereka tidak bersaing, seperti yang kita lihat dalam beberapa pekan terakhir, untuk memberikan rudal panggul (stinger) anti-pesawat kepada faksi-faksi perlawanan di Jalur Gaza, sehingga mereka bisa menangkal serangan udara Israel, atau bahwa rudal-rudal itu “haram” digunakan untuk melawan Israel, dan haram pula digunakan untuk melindungi kaum Muslim Sunni Palestina?

*** *** ***

Kami juga mempertanyakan para tokoh ulama kaum Muslim dan asosiasi mereka tentang alasan mengapa tidak mengeluarkan fatwa jihad di Palestina, dan mulai berkampanye untuk mengumpulkan sumbangan guna mendukung para mujahidin di Palestina, dan menggunakan masjid-masjid dan mimbar-mimbarnya untuk melakukan semua itu.

Kami merasa pahit dan sakit, sementara kami melihat sebagian besar menteri luar negeri Arab tidak hadir dalam pertemuan untuk membahas apa yang terjadi di Jalur Gaza, yaitu pembantaian yang dilakukan oleh Israel, pesawat, tank dan rudal mereka.

Warga Jalur Gaza tidak ingin para menteri luar negeri dari negara-negara Arab itu sebagai mediator, namun sebagai warga dan mitra. Sebab mediasi itu bagi orang asing, dan bagi Sekretaris Jenderal Liga Arab, bukan bagi anak-anak dari satu darah, satu akidah dan memiliki keprihatinan bersama.

Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Turki telah mengatakan hal yang sebenarnya ketika ia mengatakan selama kunjungannya ke Kairo bahwa Liga Arab tidak melakukan apa-apa untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza, dan kami menambahkan dengan mengatakan bahwa Liga Arab itu bersekongkol dengan aib blokadenya dan inisiatif perdamaian yang penuh tipuan, serta berkolusi dengan ketundukannya terhadap masalah pemukiman dan penggalian Israel di al-Quds yang diduduki.

Anak-anak Jalur Gaza, untuk kedua kalinya dan mungkin kesepuluh kalinya, mereka membongkar wajah jelek teroris Israel di depan seluruh dunia, pengorbanan mereka dan darah anak-anak mereka yang syahid, serta mereka tengah menciptakan ketakutan dan trauma dalam hati lebih dari lima juta orang Israel.

Untuk pertama kalinya sejak dimulainya konflik Arab-Israel tujuh puluh tahun yang lalu, tengah terjadi keseimbangan teror. Israel yang biasa hidup mewah dan manja kini tengah merasakan ketakutan dan teror, sehingga kesedihan ini tidak lagi dirasakan oleh anak-anak dari orang-orang Arab saja. Sehingga ini adalah pencapaian terbesar untuk keteguhan legendaris.

Khalid Misyal benar ketika ia mengumumkan dalam konferensi pers di Kairo kemarin bahwa Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel adalah orang yang meminta gencatan senjata, karena ia sangat menyadari akan risiko dan kerugian politik dan manusia yang akan diterima oleh entitasnya, jika ia terus melakukan pembunuhan dan pembantaian, atau mengirim tank-tanknya untuk menyerang Jalur Gaza.

Tepi Barat mulai melakukan perlawanan. Artinya, gerakan intifadha (perlawanan) mulai menggoncangkan tanah di bawah kaki dan pemukimnya. Bahkan kami melihat tanda-tanda kebangkitan di kalangan tokoh-tokoh otoritas, dan kembali ke mata air melalui seruan persatuan dan mengakhiri perpecahan, serta berkumpul dalam parit perlawanan dengan segala bentuknya. Sungguh kami berharap bahwa inisiatif dan sinyal ini menjadi awal dari sebuah lembaran baru, dan tidak untuk menyerap kemacetan jalanan Palestina, di kota-kota dan desa-desa Tepi Barat.

*** *** ***

Rakyat Palestina tidak lagi takut mati atau mengkhawatirkannya. Mereka tidak akan menghentikan perlawanan hingga mereka menerima hak-haknya secara tanpa kurang sedikit pun. Hal ini tampak dengan mulai untuk pertama kalinya rudal “Fajar 5” menembus jantung kota Tel Aviv. Itulah rudal yang telah membuat lembaran baru dalam sejarah, dan menghancurkan semua perimbangan sebelumnya.

Dari sini, kami memperingatkan faksi-faksi perlawanan untuk tidak menerima gencatan senjata dengan persyaratan Israel dan tekanan Arab, bahkan sekalipun imbalannya adalah dibukanya sebagian blokade atau seluruhnya. Ingat, senjata rakyat Palestina adalah untuk membela diri dalam menghadapi barbarisme mesin teroris militer Israel, yang tidak  mematuhi standar etika atau kemanusiaan. Sementara membela diri adalah hak yang sah dan dijamin oleh semua konvensi internasional.

Terakhir kami kembali mengulangi seruan kami kepada anak-anak Jalur Gaza yang teguh melakukan perjuangan untuk mengusir para menteri luar negeri negara Arab agar kembali ke negara di mana mereka berasal, namun itu harus dilakukan dengan sopan, dan sampaikan kepada mereka bahwa mereka akan disambut jika mereka datang kembali dengan membawa rudal panggul (stinger) dan lain-lainnya, untuk memastikan penggunaannya secara efektif dalam melawan tank-tank dan kapal-kapal perang Israel yang membombandir Jalur Gaza dan anak-anaknya, serta memperkuat blokadenya atas Jalur Gaza.

Kami berat mengucapkan perkataan “usir mereka” karena kami masih beradab, meskipun mereka layak untuk mendapatkan perlakuan lebih dari itu (alquds.co.uk, 19/11/2012).
Read more...

Para Malaikat Membantu Menyerang Israel [Keanehan di Jalur Gaza]

Tidak ada komentar
Ilustrasi
GAZA, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.
Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.
Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.
Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.
Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.
Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.
Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.
Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.
Wartawan kami, Thoriq, merangkum kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk para pembaca yang budiman. Selamat mengikuti.

Pasukan “Berseragam Putih” di Gaza
Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.
Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.
Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.
Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.
Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”
Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”
Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.
Suara Tak Bersumber
Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).
Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.
“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.
Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.
Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.
“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.
Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.
Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”
Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.
Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.
“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya
Saksi Serdadu Israel
Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.
Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.
“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini. [berbagai sumber/Saad Saefullah/Islampos]


Read more...

Pejuang Al-Qassam Berhasil Ambil Alih Saluran TV Israel!

Tidak ada komentar
SAYAP militer Hamas, Izzuddin al-Qassam dikabarkan telah berhasil merebut saluran TV Israel. Para pejuang berhasil menampilkan siaran yang berisi peringatan terhadap invasi darat Israel di Jalur Gaza pada hari Selasa (20/11). Media Ynet mendapat laporan dari pemirsa televisi bahwa siaran terganggu oleh sebuah film pendek dengan lambang Hamas yang menunjukkan tank tentara Israel terkena rudal.





“Ini adalah sebuah pesan kepada Israel sebagai pemilik tank baja,” tulis teks yang tampil di layar kaca.
Sebuah video yang diunggah ke YouTube menunjukkan adanya gangguan pada televisi Israel, Channel 10. Teks yang terdapat dalam layar tertulis dalam bahasa Ibrani dan Arab: “Sebuah pesan untuk pasukan Israel,” kemudian dilanjutkan dengan tulisan “Apakah kau ingat.”(fq/maan/Islampos)
www.bringislam.web.id
Read more...

25 masjid di Gaza dibom oleh pasukan Zionis Yahudi

Tidak ada komentar


GAZA - Menteri agama di Gaza pada Senin (19/11/2012) mengatakan bahwa pasukan Zionis Yahudi merusak 25 masjid dalam enam hari pemboman di seluruh Jalur Gaza, Ma'anmelaporkan.
"Penjajah dalam agresi mereka tidak hanya melakukan kejahatan terhadap warga sipil, seperti yang terjadi dengan keluarga Salah, Al-Dalou, dan Azzam (yang mana kehilangan banyak anggota keluarganya dalam serangan udara -red), tetapi menargetkan masjid-masjid, makam-makam, dan rumah-rumah ibadah (lainnya)," kata Ismail Radwan dalam sebuah konferensi pers di luar masjid Al-Abbas.
"Mereka juga menargetkan dan benar-benar menghancurkan Masjid Ribat di kota Gaza dan Masjid Al-Rahman di pusat Jalur Gaza," tambahnya
Radwan juga menyeru para ulama Islam dan para imam di Palestina dan di seluruh dunia untuk mendoakan para korban dan para Mujahidin Palestina.
Dia juga menyeru imam besar Al-Azhar, Syaikh Ahmad al-Tayib dan para imam lainnya untuk mengunjungi Jalur Gaza dan berdiri di samping rakyat Palestina.
Radwan juga mendesak masyarakat internasional dan organisasi-organisasi HAM untuk menyeret para pemimpin Israel ke pengadilan atas kejahatan perang mereka, dan menyeru Liga Arab dan Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk memenuhi kewajiban mereka dan mendukung rakyat Palestina dalam mempertahankan tanah suci Islam ini. (siraaj/arrahmah/BringBackIslam)
Read more...

Menolong Gaza Tidak Lain dengan Pasukan Besar yang Menyerang Entitas Yahudi

Tidak ada komentar


بسم الله الرحمن الرحيم
Menolong Gaza Bukan dengan Mediasi yang Menyerukan untuk Tenang dan Delegasi Bela Sungkawa atas Syuhada’
Menolong Gaza Tidak Lain dengan Pasukan Besar yang Menyerang Entitas Yahudi Pagi dan Petang

Selama empat hari berturut-turut, Gaza dibombardir oleh entitas Yahudi dari darat, laut dan udara. Puluhan orang syahid dan ratusan lainnya terluka… Sementara para penguasa negeri kaum Muslimin, khususnya yang memiliki kedekatan kekerabatan! hanya sibuk menghitung syuhada’ dan korban luka. Mereka berlomba menyatakan penolakan dan pengingkaran. Mereka memprotes dengan seruan yang lembut, bahkan bergumam! Menteri luar negeri Qatar, sponsor entitas Yahudi di kawasan, memperingatkan dan mengancam melalui bulu burung onta istananya bahwa serangan Yahudi, “Tidak boleh berlalu begitu saja tanpa sanksi!” Lalu mereka berkomunikasi satu sama lain, mengobrol tentang penderitaan yang terjadi di Gaza. Mereka menampakkan kesedihan atas apa yang terjadi. Mereka saling berjanji mengirimkan mediator untuk menenangkan suasana atau delegasi bela sungkawa … Maka pemboman atas Gaza pun terus berlangsung sementara delegasi ada di depan mereka tanpa ada pergerakan dari para penguasa yang tetap diam saja! Bahkan cara yang terbaik dari mereka dengan mengawali harinya pagi-pagi dengan ucapannya, “Saya berkomunikasi sebentar dengan presiden Amerika Obama dan terjadi pembicaraan di antara kami seputar pentingnya penghentian serangan ini dan agar tak terulang lagi”. Dia memulai harinya dengan berbicara bersama penjaga keamanan entitas Yahudi, Obama, seputar pentingnya penghentian serangan …! Itu yang justru dia lakukan untuk mengawali harinya dan bukannya memulai hari dengan melakukan shalat Subuh dan menggerakan pasukan untuk membela darah warga Gaza yang ditumpahkan oleh tangan-tangan Yahudi. Pepatah mengatakan, “Darah adalah darah dan kehancuran adalah kehancuran”. Bukannya melakukan itu, justru dia memulai harinya dengan berbicara bersama Obama! Bahkan yang lebih menyakitkan dan ironis, ketika teman mereka ditanya, “Kalau begitu apa perbedaan antara Anda dengan penguasa yang telah tumbang. Ia dahulu menarik duta besar, menyatakan kritik dan penolakan atas serangan dan berkomunikasi dengan Obama …? Ia menjawab: “Ada perbedaan! Kami melakukan itu segera. Sedangkan penguasa yang telah tumbang dan para pendukungnya, mereka melakukannya dengan lambat!”
Wahai kaum Muslimin, sungguh sangat aneh, negeri Islam diduduki lalu pembebasannya terlantar di tengah keramaian. Semua solusi dibahas, kecuali solusi yang benar. Masyarakat disesatkan dari realitas masalah. Seolah-olah Yahudi memiliki negara yang berdiri tegak dan bahwa di sana ada masalah tentang garis batas antara kita dengan Yahudi. Lalu kita mengikat kesepakatan-kesepakatan di Camp David, Wadi Urubah, Doha atau di tempat lain, secara rahasia dan terang-terangan. Lalu kita menyerukan penghormatan terhadap hukum internasional dan agar tidak terjadi peperangan di antara negara-negara. Kemudian kita mencari mediator lokal, regional atau internasional untuknya dan kita beranggapan telah berhasil menjujung tinggi kebenaran dan Allah pun mencukupkan kaum Mukminin dari perang!
Masalahnya tidak demikian, wahai kaum Muslimin. Faktanya adalah bahwa Yahudi telah mencaplok Palestina, mendirikan negara di sana dan mengusir warga Palestina dari sana. Negara Yahudi itu tidak akan lenyap dan Palestina tak akan kembali kepada warganya, kecuali dengan pasukan kuat yang mukmin, yang memenuhi hukum Allah atas orang yang memerangi kita dan mengusir kita dari negeri kita.

}وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ وَأَخْرِجُوهُمْ مِنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ{
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (TQS al-Baqarah [2]: 191)

Adakah orang yang tidak tahu solusi ini kecuali orang yang telah Allah tutupi hati dan pendengarannya dan terhadap penglihatannya diletakkan tabir? Adakah solusi lain untuk mengembalikan Palestina kepada warganya selain melenyapkan entitas yang mencaploknya dan mengusirnya dari tempat di mana warga Palestina diusir?
Wahai kaum Muslimin, sesungguhnya musibah kita ada pada diri para penguasa kita dan kelompok pendukung mereka … Mereka menyebarkan anggapan di tengah masyarakat bahwa kita tidak mampu memerangi Yahudi, tidak punya senjata seperti mereka dan tidak punya pendukung seperti mereka!
}كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ إِنْ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا{
Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta. (TQS al-Kahfi [18]: 5)

Sebenarnya, kita mengelilingi Yahudi dari segala arah. Senjata milik kita juga berlimpah…, akan tetapi tidak tampak ketika melawan Yahudi atau pun kaum kafir imperialis. Sebaliknya senjata kita muncul ketika menghadapi penduduk negeri-negeri kaum Muslimin… dan terhadap kaum bersenjata di Sinai yang mempersenjatai diri untuk memerangi entitas Yahudi pencaplok Palestina. Senjata kita hanya muncul untuk memerangi manusia, pepohonan, dan bebatuan di Suria. Kita melihat bermacam jenis senjata rezim yang belum pernah kita lihat sebelumnya! Senjata kita tampak dari pesawat tempur Pakistan yang membombardir suku-suku kaum Muslimin, sebagai bantuan untuk Amerika. Senjata kita hanya tampak dalam tindakan represif membungkam masyarakat di Sudan pada waktu di mana selatan Sudan ditelantarkan…! Dan dalam perkara-perkara lainnya yang dilakukan para penguasa tanpa rasa malu sedikit pun kepada Allah, Rasul-Nya dan kaum Mukminin… Adapun ucapan mereka tentang para pendukung Yahudi, maka Allah adalah pelindung kita dan mereka tidak punya pelindung.
}ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ مَوْلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَأَنَّ الْكَافِرِينَ لاَ مَوْلَى لَهُم{
Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tiada mempunyai pelindung. (TQS Muhammad [47]: 11)

Kemudian para penguasa itu sendiri adalah pendukung pertama entitas Yahudi. Mereka menjaga keamanan Yahudi. Mereka menyesatkan masyarakat dengan kekuatan entitas ini, padahal seandainya dibuka ruang untuk pasukan kaum Muslimin dalam berperang dengan benar dan ikhlas, niscaya mereka menemukan bahwa kekuatan entitas ini lebih rapuh dari sarang laba-laba…
Wahai kaum Muslimin, darah warga Gaza yang suci lagi bersih tidak akan bisa dibela oleh mediator netral yang mengunjungi Gaza untuk menenangkan suasana. Juga tidak oleh delegasi yang datang untuk berbela sungkawa. Sama halnya juga tidak oleh pernyataan menyala-nyala dari raja, presiden, dan amir, yang tidak lebih merupakan tipu muslihat, di mana semuanya tertawa di balik pintu! Tidak menjadikannya sebagai musuh dengan serius, bahkan sama sekali tidak ada kesungguhan dari mereka… Mereka juga tidak mengambil orang-orang berakal dan bijak dari umat ini pada posisi penting. Mereka hanya mengambil orang-orang yang hatinya buta sebelum mata mereka, sehingga mereka menjabat tangan penguasa ini dan itu, karena mengirim utusan menyampaikan bela sungkawa atas musibah mereka; padahal entitas Yahudi membombardir mereka sementara delegasi bela sungkawa masih ada di samping mereka …!
Sesungguhnya darah warga Gaza tidak bisa dibela dengan cara ini dan itu. Melainkan hanya bisa dibela dengan pasukan yang bergerak dari Sinai, Sungai Jordan, selatan Lithoni, dan Golan; baik semuanya atau sebagiannya, menghadapi entitas Yahudi…; pasukan yang di tengah armadanya mengusung sumpah Abu Bakar ra agar musuh melupakan bisikan-bisikan setan… Begitulah wahai kaum Muslimin, darah warga Palestina dahulu dibela dengan tangan-tangan tentara Shalahuddin, melalui tangan-tangan azh-Zhahir Baibars. Begitulah darah warga Palestina wajib dibela dengan tentara kaum Muslimin yang semangatnya membara untuk memerangi entitas Yahudi… Hanya dengana cara itulah darah warga Gaza yang suci bisa dibela. Tidak bisa dibela dengan sesuatu yang lain. Tidak seorang pun yang berakal sehat mengatakan cara lain, kecuali dia termasuk orang yang buta mata dan pikiran, buta dunia dan buta akhirat.
}وَمَنْ كَانَ فِي هَذِهِ أَعْمَى فَهُوَ فِي الْآخِرَةِ أَعْمَى وَأَضَلُّ سَبِيلاً {
Dan barangsiapa yang buta (hatinya) di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar). (TQS al-Isra’ [17]: 72)

Wahai tentara shiddiqun di dalam pasukan kaum Muslimin:
Tidak adakah di antara Anda orang yang cerdas yang dengannya para penguasa terpaksa memperlakukan Yahudi dengan perlakuan perang riil, lalu ia menggerakkan pasukan untuk mencabut entitas ini…?
Tidak adakah di antara Anda seorang yang teguh dan mukmin yang mematahkan tongkat para penguasa, sehingga dia menggerakkan legiun dan batalyon di dalam jihad yang dicintai Allah dan Rasul-Nya untuk mencabut entitas pencaplok ini dari akar-akarnya? Letusan senapan yang ditembakkan oleh batalyon ini akan diikuti oleh letusan-letusan dari batalyon-batalyon lain tanpa bisa dihentikan oleh penguasa yang zalim dan jahat. Begitulah seharusnya orang-orang berlomba kepada kebaikan dan kemenangan.
}إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ{
Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (TQS Muhammad [47]:7)

Tidak adakah di antara Anda orang cerdas yang mau menolong Allah, Rasul-Nya dan hamba-hamba Allah yang berjuang untuk menegakkan al-Khilafah. Dengan itu Anda mengembalikan sirah kaum Anshar dan menyaksikan kemuliaan dunia dan akhirat. Sehingga Allah memuliakan Anda dengan merealisasi berita gembira dari Rasulullah saw dengan tegaknya kembali al-Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian melalui tangan-tangan Anda. Juga akan terealisasi berita gembira Rasulullah saw berupa memerangi Yahudi dan menang atas mereka. Dengan semua itu, Anda akan meraih keberhasilan dengan mendapatkan kemuliaan dunia dan akhirat, dan berilah kabar gembira kepada orang-orang Mukmin.
Wahai tentara-tentara shidiqun, sungguh Hizbut Tahrir adalah pemberi nasihat terpercaya untuk Anda. Allah memiliki tokoh-tokoh yang muncul di sendi-sendi sejarah. Maka jadilah bagian dari mereka itu …
Allah , Allah dalam pertolongan untuk tegaknya al-Khilafah kemuliaan Islam sehingga ada seorang Khalifah yang Anda berperang di belakangnya dan berlindung kepadanya…
Allah, Allah dalam mahkota Islam, jihad, sehingga kemenangan atau mati syahid …
Allah,  Allah dalam perdagangan yang membebaskan Anda dari azab yang pedih dengan mengikuti ucapan yang paling baik dan paling benar, firman Allah SWT:
}انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالاً وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ {
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (TQS at-Tawbah [9]: 41)

3 Muharram 1434 H
17 November 2012 M

Hizbut Tahrir
Read more...

PADA Hari kelima 69 Palestina terbunuh, 660 terluka

Tidak ada komentar
Pada hari kelima, agresi Israel di Jalur Gaza telah menyebabkan  puluhan syuhada terbunuh dan ratusan terluka di antara warga sipil Palestina termasuk anak-anak, perempuan, dan orang tua. Menurut Palestinian Information Centre (PIC), sejak agresi Zionis rabu kemarin, 69 orang telah menjadi syuhada akibat serangan udara, tank, dan kapal perang Israel, termasuk 20 orang anak-anak, 8 orang wanita, dan 9 orang tua. Kementerian Kesehatan menginformasikan dari 660 orang yang terluka, 135 diantaranya adalah anak-anak, 53 diantaranya berusia dibawah lima tahun dan 224 wanita dan 50 orang tua.



Read more...

Sepucuk Surat Jihad Bagi Umat Islam Indonesia Dari Palestina

Tidak ada komentar
GAZA kian memanas. Puluhan korban tewas dan ratusan lainnya terluka akibat agresi Israel yang terus menyerang Gaza sejak hari Rabu (14/11). Ratusan roket Israel telah hancurkan bangunan warga dan tanah Palestina yang menjadi milik umat Muslim.
Saat ini, rakyat Gaza membutuhkan pertolongan dari umat Muslim seluruh dunia, terutama dorongan semangat dan do’a bagi para pejuang yang rela mempertahankan  tanah Palestina dari gempuran roket Israel.
 Khusus kepada umat Muslim di Indonesia, walikota Bait Lahiya menulis sebuah surat Jihad untuk membela Palestina.
 “ Wahai saudara kandung Kami di Indonesia yang Muslim….Assalamu’alaikum Warhmatullah…aku tuliskan surat ini kepada kalian, dari tengah pertempuran, dari asap serta debu. Sesungguhnya ini adalah perang terhadap Islam, perang terhadap aqidah, perang terhadap sekelompok orang beriman di Gaza, perang terhadap Hamas dan perjuangan rakyat Palestina. Kami tegaskan kepada kalian, pilihan Kami hanya menang atau mati syahid. Lalu kalianlah yang melanjutkan…karena al-Aqsha adalah amanah di atas pundak-pundak kalian. Saudara Kalian, Izzuddin Dahnun,  Walikota Bait Lahiya.”
Betapa berat dan getirnya perjuangan umat Muslim di Palestina. Maka sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk memberikan do’a kemenangan bagi para pejuang Palestina atas penjajahan Israel. [sm/islampos]
Read more...

22 Muslim Palestina Syahid, Lebih dari 252 orang Cedera

Tidak ada komentar
UPDATE DARI GAZA: Foto diambil jumat pagi  (16/11) Menunjukkan dampak serangan Zionis Israel  di Jalur Gaza .. Lebih dari 400  serangan udara menghantam Gaza dalam 48 jam terakhir. Pesawat tempur Israel menyerang Gaza Utara (Bit-Lahiya, Jabalia dan Nasser St) dengan jenis baru bom (bom Perkusi)  yang bisa merusak bangunan dengan dahsyat. Data Korban yang terbaru : 22 muslim Palestina syahid dan lebih dari 252 orang yang cedera.




Read more...

Update Gaza: Jumlah Korban Bertambah menjadi 32 orang terbunuh (insya Allah Syahid), lebih dari 300 yang terluka

Tidak ada komentar
UPDATE GAZA PAGI INI  :Pagi ini (17/11) Penjajah Yahudi  kembali  menyerang Gaza secara biadab lebih dari 90 kali. Setelah menyerang beberapa menit..Korban pun bertambah, 32 Palestina terbunuh , lebih dari 300 yang terluka (140 diantara mereka adalah wanita dan anak-anak). Dimana tentara-tentara Islam, dimana penguasa negeri Islam yang sibuk berotorika. Saatnya umat mengganti penguasa pengecut dengan menegakkan Khilafah Islam yang akan melindungi Gaza .(hizbut-tahrir.or.id)
Read more...

Obama Dukung Agresi Israel ke Gaza, Tapi Sesalkan Jatuhnya Korban Jiwa

Tidak ada komentar
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyesalkan jatuhnya korban jiwa atas aksi militer di Gaza. Namun, dia juga menegaskan kembali dukungan AS bagi Israel.
Hal ini disampaikan Obama usai berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Jumat (16/11) waktu setempat. Pembicaraan keduanya difokuskan pada konflik di Jalur Gaza yang kembali memanas.
“Presiden menegaskan kembali dukungan AS terhadap hak Israel untuk mempertahankan diri, dan juga menyampaikan penyesalan mendalam atas jatuhnya korban jiwa baik dari warga sipil Palestina maupun Israel,” demikian pernyataan Gedung Putih seperti dilansir AFP, Sabtu (17/11/2012).
PM Netanyahu yang menginisiasi telepon tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam atas investasi AS bagi roket Iron Dome dan sistem pertahanan mortar. Menurut Netanyahu, persenjataan tersebut secara efektif melawan roket yang ditembakkan oleh militan Hamas dari Jalur Gaza.
“Efektif melawan ratusan roket yang ditembakkan dari Gaza dan berhasil menyelamatkan banyak nyawa warga Israel,” imbuh pernyataan tersebut yang mengutip pernyataan Netanyahu.
Namun, pernyataan Gedung Putih tidak memberikan penjelasan lebih lanjut soal rencana kedua negara. Hanya disebutkan bahwa, kedua pemimpin juga mendiskusikan soal cara untuk meminimalisir konflik yang terjadi.
Sejauh ini, konflik antara Israel dan militan Palestina di Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 30 orang. Sebagian besar korban tewas merupakan warga sipil.
Menurut Israel, serangan roket yang ditembakkan militan di jalur Gaza yang ditargetkan pada dua kota besar Israel, yakni Yerusalem dan Tel Aviv, pada Jumat (16/11) ditujukan untuk menghancurkan pusat komersial dan politik Israel. (detik.com, 17/11/2012)
Read more...

Category

Popular Posts

facebook