Comments

Tampilkan postingan dengan label Tolak Miss World. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tolak Miss World. Tampilkan semua postingan

Jangan Bermimpi Menikahi Peserta Kontes Miss World

Tidak ada komentar
Miss World kita tolak ya

Prof. Ing Fahmi Amhar

Sudahlah, jangan bermimpi menikahi salah satu peserta contest Miss World. Mending bermimpi menikahi salah satu peserta contest Bidadari Surga.

ADA 70 BIDADARI MENANTI KITA DI SURGA

Ada 70 bidadari menanti kita di surga.
Masing-masing memiliki amalan favorit yang membuatnya bahagia.

Ada yang favoritnya pada pencarian ilmu dan kata-kata bijaksana.
Ada yang favoritnya pada mempelajari Qur’an atau mengajarkannya
Ada yang favoritnya pada meninggalkan segera yang tidak memiliki dalil dari Allah atau Rasul-Nya
Ada yang favoritnya pada ilmu bermanfaat yang ditinggalkannya kepada umat manusia
Ada yang favoritnya pada mendidik manusia sehingga mengenal Tuhannya

Ada yang favoritnya pada air wudhu yang membuat wajah bersinar ceria
Ada yang favoritnya pada menyerukan adzan memanggil manusia pada saat-saatnya
Ada yang favoritnya pada tegaknya shalat yang mencegah perbuatan keji nan sia-sia
Ada yang favoritnya pada puasa Ramadhan yang tak cuma lapar dan dahaga
Ada yang favoritnya pada bacaan Qur’an yang mencerahkan akal dan menyejukkan jiwa
Ada yang favoritnya pada qiyamul lail yang membuat seorang sepertiga malam terjaga
Ada yang favoritnya pada zakat yang membersihkan harta
Ada yang favoritnya pada haji mabrur yang membuka wawasan dunia

Ada yang favoritnya pada menutup aurat di depan orang-orang non mahram dewasa
Ada yang favoritnya pada makan minum yang halal dan thayyib pada saatnya
Ada yang favoritnya pada berbuat baik kepada kedua orangtua terlebih di masa senjanya
Ada yang favoritnya pada perlakuan bersahabat yang penuh cinta pada keluarganya
Ada yang favoritnya pada mencetak generasi saleh titipan Sang Pencipta

Ada yang favoritnya pada memperlakukan baik tetangga seolah-olah akan menjadi ahli warisnya
Ada yang favoritnya pada mengasihi anak yatim yang terlunta seolah-olah anak kandungnya
Ada yang favoritnya pada memberi makan kaum dhuafa di hari kelaparan melanda
Ada yang favoritnya pada mengasihi binatang karena Allah memerintahkannya
Ada yang favoritnya pada menanam pohon sekalipun kiamat akan datang di sore harinya

Ada yang favoritnya pada berdiam diri bila tidak mampu mengucapkan kalimat yang bijaksana
Ada yang favoritnya pada kesabaran menerjang derita yang tak kunjung sirna
Ada yang favoritnya pada tawadhu’ meski memiliki prestasi kelas dunia
Ada yang favoritnya pada menjaga diri dari maksiat meski tiada yang melihatnya
Ada yang favoritnya pada mengakui kesalahan dan meminta hukum syara’ diterapkan atasnya

Ada yang favoritnya pada memaafkan kesalahan meski dia sanggup membalasnya
Ada yang favoritnya pada membalas kejahatan dengan amalan yang sebaik-baiknya
Ada yang favoritnya pada menyingkirkan kemungkaran dengan kekuasaannya
Ada yang favoritnya pada mengungkap kemungkaran dengan kata-katanya
Ada yang favoritnya pada menolak kemungkaran dengan sepenuh hatinya

Ada yang favoritnya pada adilnya pemimpin meski amat berkuasa
Ada yang favoritnya pada ibadah yang ditekuni dari usia muda
Ada yang favoritnya pada hati yang terkait pada rumah-rumah Allah Azza wa Jalla
Ada yang favoritnya pada pertemuan dan perpisahan karena Allah belaka
Ada yang favoritnya pada penolakan ajakan berzina yang ditawarkan wanita jelita
Ada yang favoritnya pada sedekah yang disembunyikan bahkan dari tangan sebelahnya
Ada yang favoritnya pada mengingat Allah hingga bercucuran air mata

Ada yang favoritnya pada aktivitas bisnis yang bebas maisir, gharar dan riba
Ada yang favoritnya pada membayar upah pekerja sebelum kering keringatnya
Ada yang favoritnya pada jual beli yang tak pernah memanipulasi neraca
Ada yang favoritnya pada menjadikan sedekah hutang orang yang tak berdaya
Ada yang favoritnya pada pemenuhan janji atau sumpah dalam aqad-aqadnya

Ada yang favoritnya pada bersegera memenuhi setiap seruan syariat sekalipun berat dirasakannya
Ada yang favoritnya pada menghargai waktu agar tidak merugi di akherat dan di dunia
Ada yang favoritnya pada selalu berpesan dengan kebenaran dan kesabaran di setiap masa
Ada yang favoritnya pada selalu mensyukuri karunia Tuhannya, berapapun besarnya
Ada yang favoritnya pada berangkat tidur tanpa mensisakan sedikitpun dengki di hatinya

Ada yang favoritnya pada mendamaikan orang-orang yang bersengketa
Ada yang favoritnya pada bersilaturahmi pada saudaranya meski tidak berperkara
Ada yang favoritnya pada mengutamakan kebutuhan saudaranya meski dia sendiri menderita
Ada yang favoritnya pada menahan amarah yang meski sangat benar alasannya
Ada yang favoritnya pada menutupi aib saudaranya

Ada yang favoritnya pada memberikan persaksian yang benar pada saat dibutuhkannya
Ada yang favoritnya pada berlaku adil sekalipun terhadap orang-orang yang dibencinya
Ada yang favoritnya pada menjadikan dakwah sebagai poros hidupnya
Ada yang favoritnya pada ketegaran menghadapi ancaman, fitnah dan hinaan dalam aktivitasnya
Ada yang favoritnya pada bai’at sumpah setia membela pemimpin yang akan menerapkan Islam lebih dari membela istrinya atau anak-anaknya.

Ada yang favoritnya pada mentaati pemimpin yang taqwa baik di depan maupun di belakangnya
Ada yang favoritnya pada mengingatkan pemimpin dengan ilmu agar bertaqwa
Ada yang favoritnya pada kalimat yang benar di depan penguasa durhaka
Ada yang favoritnya pada hijrah meski membuatnya miskin dan sebatang kara
Ada yang favoritnya pada jihad fi sabilillah di medan laga

Ada yang favoritnya pada membebaskan manusia dari penindasan atau status hamba sahaya
Ada yang favoritnya pada mengelola sumberdaya alam untuk maslahat ummat oleh negara
Ada yang favoritnya pada memudahkan urusan rakyat jelata tanpa diminta
Ada yang favoritnya pada menjaga kesatuan negeri-negeri Islam dari segala bahaya
Ada yang favoritnya pada menegakkan keadilan, sekalipun sanksi akan jatuh pada keluarganya

Dan Allah masih memiliki bidadari-bidadari yang lain dalam jumlah tak terhingga
Bidadari-bidadari yang selalu ideal tubuhnya, selalu cantik wajahnya, dan selalu muda usianya
Yang aroma selembar rambutnya bisa membuat seluruh manusia di dunia terpesona
Yang menyamakan mereka adalah, mereka hanya bisa ditemui di surga sana
Tempat kembali orang-orang beriman suami-suami mereka

Apakah kira-kira mereka akan bahagia?
Kalau mereka dijodohkan dengan kita?
Sedang modal kita hanya doa tanpa amalan favorit mereka?


[www.bringislam.web.id]
Read more...

Ternyata Miss World juga Di Tolak di Kota Asalnya

Tidak ada komentar

Miss World di tentang di kota kelahirannya
Sedikit menengok ke tahun 1951 di Inggris, ajang Miss World pertama kali disebut sebagai “Bikini Contest Festival” yang hanya mendasarkan penilaian pada fisik. Kemudian kontes ini disebut sebagai Miss World oleh media.

  Lalu pada tahun 1980, kontes ini mereposisi dirinya dengan slogan Beauty With a Purpose dengan tambahan tes intelijen dan tes kepribadian, sebagai upaya agar kontes ini bisa diterima banyak kalangan.

Meskipun demikian, sejak kelahirannya sampai sekarang dan bahkan di kota kelahirannya sendiri, kontes ini terus menuai penolakan. Pada 5 November 2011, situs berita BBC menyebutkan, dalam rangka menyambut kontes Miss World ke-60 di London tahun 2011, orang-orang di Inggris menggelar aksi demonstrasi menentang acara tersebut.
Bahkan situs London Feminist Network menyatakan, “Tidak ada tempat untuk kompetisi ini!” [islampos/bbc/hti-fans]
Read more...

Ustadz Arifin Ilham: Tiada Guna Berdzikir,Jika Miss World Dibiarkan

Tidak ada komentar

BOGOR - Pimpinan Majelis Dzikir Az Zikra KH. Muhammad Arifin Ilham dalam halaqah subuh pada Jum'at (30/8/2013) di Masjid Az Zikra Sentul Bogor membahas materi tentang kewajiban wanita muslimah untuk menutup aurat. Selain itu Ustadz Arifin juga berkomentar terkait ajang maksiat Miss World yang bakal di gelar di Indonesia.

Dalam rangka menggagalkan acara Miss World, Ustadz Arifin bersama masyarakat Sentul dan sekitarnya serta kaum muslimin dari berbagai tempat lainnya akan bersatu menolak ajang pamer aurat tersebut."Dengan ijin Allah acara tersebut akan batal digelar" ungkap Ustadz Arifin.
 
Ustadz Arifin mengajak kepada seluruh jamaah Az Zikra, dan umat Islam umumnya untuk melakukan demonstrasi menolak tegas diadakannya acara Miss World yang akan diselenggarakan di Indonesia khususnya di Bogor, Jawa Barat."Bohong dzikir kita kalau tidak memperhatikan urusan umat dan membiarkan kemaksiatan didepan mata kita," ujar Ustadz Arifin.
 
Rencananya puncak acara Miss World akan diselenggarakan pada 28 September 2013 mendatang di gedung Sentul Internasional Convension Centre (SICC) Bogor, yang lokasinya berdekatan dengan Masjid Az Zikra.
 
Terkait SICC, mantan misionaris Ustadz Bernard Abdul Jabbar pernah mengungkapkan bahwa tempat tersebut dimiliki oleh kaum Nasrani Yahudi dan pernah digunakan ribuan misionaris untuk merencanakan program masa tuaian (pemurtadan) di Indonesia. Selain itu SICC juga kerap digunakan untuk acara hiburan dari artis-artis mancanegara untuk menghancurkan akidah kaum muda khususnya. [desastian/hti-fans]
Read more...

Budaya Sampah.!, Baru Tiba di Bandara, Peserta Miss World Telanjang

Tidak ada komentar

Miss WorldSebagian besar delegasi Miss World 2013 sudah tiba di Pulau Dewata, Bali. Total kontestan Miss World 2013 berjumlah 130 orang dari seluruh negara, saat ini sudah tiba sebanyak 101 delegasi. Para delegasi ini sudah berada di Bali sejak Senin (2/9/2013) untuk mengikuti berbagai acara yang telah disiapkan panitia.

Terkait masih maraknya penolakan ajang Miss World ini dari berbagai kalangan umat Islam, pihak panitia sejak awal telah memastikan bahwa ajang pamer aurat tidak akan ada.

"Kami anggap penolakan dari Majelis Ulama Indonesia itu sebagai warning bagi kami bahwa Miss World ini harus sesuai dengan kultur budaya keindonesiaan dan keagamaan yang dijunjung tinggi di Indonesia," ujar Corporate Secretary RCTI, Adjie S Soeratmadjie. 

Namun pernyataan panitia tersebut bertolak belakang dengan kenyataan yang ada, ini terbukti dari salah satu peserta bernama Adriana dari Guatemala. Setiba di bandara, Adriana turun dari pesawat dengan berpakaian tapi telanjang hingga belahan dadanya terbuka lebar. Jelas pernyataan panitia yang menjamin semua peserta akan menjunjung tinggi nilai keagamaan yang mayoritas muslim di negeri ini langsung terbantahkan. 

Terkait bagaimana perbedaaan cara pandang tentang wanita, Ustadz Iyus Khaerunnas selaku ketua Forum Umat Islam (FUI) Bogor menjelaskan bagaimana bedanya perlakuan terhadap kaum wanita menurut pandangan Islam dan barat. 

"Cara menghormati perempuan antara Islam dengan barat itu sangat berbeda. Islam melihat sosok perempuan dengan kemuliaan menutup auratnya, kepatuhan dalam ibadah, keterjagaan dalam bersikap, kelembutan dalam perilaku, ketaatan kepada orangtua dan suami. Kecerdasan sebagai pendamping suami dan kesabaran dalam mendidik putra-putri menjadi generasi Islami. Inilah output pesan-pesan Alqur'an dan ajaran Nabi saw. Muslimah dididik menjadi sosok yang tertutup karena keterpeliharaannya dan terbuka karena kecerdasannya," papar Ustadz Iyus kepadaSuara Islam Online.

"Sedangkan dalam pandangan barat, mereka memandang perempuan dengan pandangan terbuka. Hingga terbuka segala-galanya, pakaiannya, dan auratnya dilihat sebagai simbol keindahan. Padahal inilah simbol kebinatangan. Lenggak lenggok berjalan seperti punuk unta (kata Nabi), dengan sepatu berhak tinggi adalah simbol wanita profesional katanya, padahal simbol keterjajahan. Ideologi kapitalisme telah menjerat perempuan sebagai mahkluk cantik yang dipertontonkan, padahal sungguh (secara tidak sadar) itu adalah simbol penghinaan," tambahnya.

"Maka Miss World sesungguhnya simbol dari penjajahan budaya dan penghinaan terhadap kaum hawa yang digerakkan ideologi liberal," tegas Ustadz Iyus.

Jika baru tiba di bandara saja peserta Miss World sudah berani telanjang dan menghina kultur keagamaan negeri ini, bukan tidak mungkin hingga akhir bulan September ini selama di Indonesia ratusan peserta ajang maksiat tersebut akan menampilkan yang lebih berani dari itu.[SI/VM/hti-fans]
Read more...

Huffington Post : Miss World Dibatalkan ?

Tidak ada komentar

Huffington Post : Miss World Dibatalkan
Besarnya penolakan pelaksaan Miss World 2013 di Indonesia, negeri yang mayoritas Islam, diberitakan diberbagai media asing. Sikap MUI yang menolak dan himbauan menteri agama agar kontes maksiat ini tidak dilaksankan, membuat banyak media asing ragu apakah Miss World bisa dilaksanakan atau tidak.
Huffington Post, media yang berbasis di New York Amerika Serikat bahkan meragukan kontes kecantikan tersebut bisa terlaksana dengan menuliskan judul berita “Miss World Cancelled? Indonesian Clerics Protest Beauty Pageant On Religious Grounds”.
Seperti yang dilangsir  www.jpnn.com ( 2/9) kabar penolakan pegelaran Miss World 2013 di Indonesia terus meluas. Tak hanya media di Indonesia, tapi juga media asing di Asia, Amerika, hingga Eropa juga memberitakan penolakan tersebut.
Penolakan ini semakin menguat menyusul adanya fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan telah menolak keras pagelaran kontes kecantikan se-jagad tersebut.
CBC News yang bermarkas di Kanada ikut memberitakan penolakan MUI tersebut. Mereka menuliskan berita berjudul “Indonesian clerics call for ban of Miss World pageant” atau Ulama Indonesia menolak kontes Miss World.
Di Inggris berita tentang maraknya penolakan kontes kecantikan tersebut diberitakan oleh media ternama setempat, yakni Daily Mail. Melalui situs onlinenya, Daily Mail memberitakan soal pembatalan ronde bikini yang sengaja dilakukan panitia untuk menghormati muslim Indonesia.
Sementara itu, ABS-CBN yang merupakan media asal Filipina memberitakan tentang kemungkinan dibatalkannya Miss World 2013 di Indonesia. Media ini lalu mengutip pernyataan Menteri Agama Suryadharma Ali yang meminta panitia memperhatikan fatwa MUI.
Pagelaran Miss World 2013 ini rencananya akan digelar di Bali dan Jakarta dengan puncak kegiatan pada 28 September di Sentul International Convention Center.
Tidak hanya MUI, ada sekitar 60 ormas dan elemen umat Islam menolak kontes maksiat ini. Hizbut Tahrir Indonesia termasuk salah satu pihak yang menolak dengan tegas pelaksaan kontes bikini bertopeng kecerdasan ini.  Dalam pernyataan persnya, Ismail Yusanto Jubir menegaskan menolak penyelenggaraan Miss World 2013 karena acara ini tak lebih sebagai ajang eksploitasi tubuh perempuan sehingga acara itu sangat merendahkan harkat dan martabat perempuan.
Jubir HTI ini juga mendesak pemerintah agar mencabut izin penyelenggaraannya di Indonesia dan mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan eksploitasi perempuan dalam bentuk apapun di negeri ini.
“ Kami menyerukan kepada seluruh umat untuk berjuang dengan sungguh-sungguh guna mengganti sistem sekuler – kapitalis yang telah terbukti sebagai sumber dari penistaan harkat dan martabat perempuan melalui berbagai bentuk eksploitasi dan komersialisasi perempuan, dengan sistem Islam melalui penerapan syariah dan khilafah. Inilah sistem satu-satunya yang akan membawa rahmat bagi seluruh alam semesta, khususnya bagai kaum perempuan,” tegas Ismail Yusanto . (AF)

[hti-press/www.bringislam.web.id]
Read more...

HTI Jabar datangi Gedung Sate, Tolak Kontes Miss World

Tidak ada komentar

hti jabar tolak miss world
Pro kontra penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia terus bergulir. Sekitar 1000 orang dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jabar turun ke jalan menolak keras kegiatan yang rencananya digelar 28 September itu. Menggunakan pengeras suara dilengkapi sound system, seruan menolak Miss World menggelegar di depan Gedung Sate, Kota Bandung.
HTI Jabar menilai ajang Miss World dan kontes kecantikan sejenisnya merupakan bentuk eksploitasi demi mendongkrak pendapatan industri komersil semata.
“Menolak acara Miss World di Indonesia karena acara ini tak lebih sebagai ajang eksploitasi tubuh perempuan. Acara itu sangat merendahkan harkat dan martabat perempuan,” tegas Humas HTI Jabar Luthfi Afandi di sela-sela unjuk rasa damai di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (4/9/2013).
Luthfi berpendapat konsep beauty with a purpose dan 3B (Beauty, Brain and Behavior) yang diusung dalam kontes Miss World hanyalah kedok bagi legalisasi eksploitasi tubuh perempuan. Soal janji tidak adanya bikini yang dipakai peserta, kata Luthfi, bukan fokus yang dipersoalkan.
“Problem itu bukan pakai bikini dan berpakaian rapi. Sekali lagi, ajang Miss World itu bentuk ekploitasi untuk kepentingan bisnis semata demi mendongkrak industri fesyen, kosmetik dan rating media. Kami juga menolak kontes serupa. Digelarnya Miss World berarti paham liberalisme akan menyebar dan dicontoh masyarakat Indonesia,” jelas Luthfi.
Massa HTI Jabar terdiri kaum perempuan dan lelaki ini membawa sejumlah poster yang di antaranya bertuliskan, ‘Miss World Lecehkan Perempuan’, dan ‘Jangan Kotori Indonesia dengan Miss World’. Aksi damai ini mendapat penjagaan puluhan polisi. Arus lalu lintas di kawasan Gasibu tak mengalami hambatan. Pedemo juga membagikan selebaran berisi ajakan penolakan ajang miss world kepada pengendara yang lewat.
“Tolak Miss World,” teriak orator berulang kali lewat pelantang suara yang diikuti massa.
“Selain menolak Miss World, kami mendesak pemerintah agar mencabut izin penyelenggaraannya di Indonesia. Kami juga mendesak Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk bersikap tegas menolak acara Miss World yang dilaksanakan di wilayah Jabar. Sebab acara tersebut akan diselenggarakan di Sentul,” ujar Luthfi. (detik/hti-fans]
Read more...

Kontes Miss World Wajib di Tolak

Tidak ada komentar

no Miss World
[Al-Islam 670] Pemerintah bersikeras menjamin pelaksanaan Miss World 2013. Kontes kecantikan ini akan dilaksanakan di Nusa Dua, Bali pada 4-15 September, dan puncak acaranya direncanakan digelar di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor pada 28 September 2013.
Menyusul penentangan dari banyak elemen umat, pihak panitia berjanji akan menyesuaikan kontes kecantikan itu dengan budaya Indonesia. Konon, sesi penilaian menggunakan baju renang (bikini) ditiadakan. Panitia pun telah menganggap acaranya lebih “sopan” dan layak untuk diselenggarakan di negeri muslim ini.
Padahal sejatinya, apapun alasan dan bagaimanapun penyelenggaraannya, Miss World tetaplah kontes kecantikan yang menyalahi Islam. Bahkan dilihat dari berbagai sisi, ajang pamer aurat ini sesungguhnya telah menyerang Islam.
Miss World: Kemaksiatan dan Menyerang Islam
Islam telah menempatkan perempuan sebagai kehormatan yang harus dijaga, tidak boleh dieksploitasi apalagi direndahkan martabatnya. Islam menjaga perempuan dengan berbagai aturan, seperti pakaian yang syar’i (QS. Al-Ahzâb [33] : 59) dan melarangnya bertabarruj (QS. An-Nûr [24]: 60). Islam juga menjaga kehormatannya dengan perintah kepada laki-laki agar menundukkan pandangannya terhadap perempuan (QS an-Nûr [24] : 30-31).
Kontes Miss World nyata-nyata bertentangan dengan semua itu. Bahkan kontes Miss World mempropagandakan dan menyerukan kemaksiatan dan hal-hal yang berlawanan dengan penghormatan dan pemuliaan Islam terhadap perempuan. Jadi persoalan Miss World bukan sekadar bikini yang jelas-jelas bertentangan dengan Islam. Kontes Miss World itu hakikatnya juga merupakan serangan terhadap Islam dan misi Islam terhadap perempuan.
Miss World: Eksploitasi Tubuh dan Kecantikan Perempuan
Kontes Miss World itu meski di dalamnya bikini diubah dengan pakaian lain, bahkan meski dengan dalih pemberdayaan dan penggalian potensi diri, hakikatnya hanyalah kontes kecantikan mencari perempuan “tercantik” untuk kemudian dieksploitasi. Apalagi sejarah awalnya dibuat untuk mencari model pakaian renang alias bikini. Tahun 50-an, dinamai Bikini Contest.
Nyatalah, Miss World hanyalah kontes kecantikan yang menjadikan perempuan, tubuh dan kecantikannya sebagai “barang dagangan” di atas panggung, catwalk, majalah, koran, dan televisi. Ia juga menjadi alat promosi bagi industri komestik, fashion, dan media. Kontes kecantikan hanyalah stempel bagi legalisasi eksploitasi tubuh perempuan agar tampak elegan. Kontes Miss World itu sarat dengan eksploitasi tubuh dan kecantikan perempuan sekaligus merendahkan martabat perempuan.
Syariah Islam tegas mengharamkan eksploitasi perempuan seperti itu. Rafi’ bin Rifa’ah menuturkan:
نَهَانَا رَسُوْلُ اللَّهِ r عَنْ كَسْبِ الأَمَةِ إِلاَّ مَا عَمِلَتْ بِيَدِهَا. وَقَالَ هَكَذَا بِأَصَابِعِهِ نَحْوَ الْخَبْزِ وَالْغَزْلِ وَالنَّفْشِ
Rasulullah SAW telah melarang kami dari pekerjaan seorang pelayan perempuan, kecuali yang dikerjakan dengan kedua tangannya. Beliau bersabda: “begini” dengan jari jemari Beliau seperti membuat roti, memintal dan menenun”. (HR Ahmad, Abu Dawud, al-Hakim dan al-Baihaqi).
Rasulullah SAW juga bersabda :
« صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا »
“Dua golongan di antara penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi yang mereka gunakan untuk memukul orang-orang; dan perempuan yang berpakaian tapi telanjang yang berlenggak lenggok, rambut mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka ini tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium aromanya surga. Dan sesungguhnya aroma surga itu bisa tercium sejauh perjalanan demikian dan demikian(HR Muslim dari Abu Hurairah).
Miss World: Pembodohan Umat.
Klaim penilaian 3B: Brain (kecerdasan), Beauty (kecantikan), dan Behavior (kepribadian) hakikatnya adalah pembodohan umat. Kalaupun IQ-nya tinggi, kalau tidak cantik tetap tidak bisa ikut kontes. Meski sangat santun dan berkepribadian baik dan luhur, jika tidak cantik tetap tidak akan menang. Jadi yang sejatinya dinilai hanyalah satu saja, yakni kecantikan. Maka 3B itu tidak lain adalah beauty, beauty and beauty.
Kontes Miss World itu menanamkan mitos kecantikan ala kapitalisme: tubuh yang tinggi, ramping, berkulit putih, berambut pirang dan sensual. Itu semua adalah upaya pembodohan umat dan bertentangan dengan Islam.
Islam mengajarkan konsep dan pemikiran yang benar tentang hakikat perempuan dan nilai serta standar kemuliaannya. Kehormatan dan kemuliaan perempuan dalam Islam tidak diukur dengan ukuran fisik dan kecantikannya, akan tetapi dengan ketakwaannya. Allah SWT berfirman:
… إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ…
“…Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu…” (TQS. Al-Hujurat [49]:13).
Miss World: Proyek Liberalisasi Budaya
Sebagai negeri muslim terbesar, Indonesia memiliki posisi penting di dunia Islam. Negeri ini menjadi ‘kiblat’ bagi dunia Islam. Apa yang berlangsung di negeri ini akan berpengaruh terhadap persepsi negeri muslim lainnya.
Posisi Indonesia sangat strategis untuk dijadikan barometer penerimaan kontes Miss World di dunia Islam. Penerimaan Indonesia atas Miss World akan meneguhkan opini bahwa Islam tidak mempermasalahkan kontes kecantikan. Hal ini akan menjadi model bagi negeri-negeri muslim lain agar lebih toleran dan terbuka terhadap kebebasan perempuan. Indonesia akan menjadi kiblat liberalisme budaya! Baru disoundingkan diadakan di Indonesia sudah menaikkan jumlah peserta menjadi 130 peserta, sedangkan pada pelaksanaan tahun lalu hanya 116 peserta. Brunei yang tidak pernah ikut, tahun ini mendaftar ikut.
Jadi, kontes Miss World ini adalah proyek liberalisasi budaya di negeri ini dan di seluruh negeri muslim. Alangkah menyedihkan jika negeri ini justru menjadi contoh buruk bagi dunia Islam.
Miss World: Melanggengkan Kapitalisme dan Memuaskan Kerakusan Kapitalis
Penyelenggaraan kontes Miss World, juga sangat kental dengan motiv ekonomi. Penduduk Indonesia sebanyak 235 juta adalah pasar menggiurkan. Ajang Miss World penting untuk mempromosikan dan memasarkan produk kosmetik, fashion dan media.
MNC sebagai penyelenggara akan mendapat untung besar dari penjualan hak siar malam final Miss World, para pemasang iklan, sponsor dan mungkin saja bagian keuntungan dari Miss World Organization. Julia Morley sebagai Chairwoman of Miss World Organization, mampu meraup untung hingga melampaui US$ 450 juta.
Diperkirakan belanja kosmetik nasional tahun 2011 mencapai Rp 10,4 triliun, tumbuh 17% dari Rp 8,9 triliun di 2010. Sementara belanja fashion nasional diperkirakan mencapai Rp 10 triliun per tahun. Belum secara global, tentu nilainya sangat-sangat besar. Kontes Miss World penting sebagai ajang promosi di samping secara umum mempromosikan “mitos kecantikan” tentu penting bagi pemasaran produk industri kosmetik dan fesyen.
Nyatalah, yang untung besar dari kontes Miss World adalah para kapitalis. Kontes Miss World ini penting artinya untuk memuaskan kerakusan para kapitalis di samping untuk melanggengkan kapitalisme.
Dalih peningkatan pariwisata, itu hanyalah alasan dibuat-buat. Pun pada akhirnya bermuara pada pengokohan kapitalisme di Indonesia. Alasan itu menunjukkan ketidakmampuan mengelola negara dengan kaidah yang benar dan bersendikan moralitas dan nilai-nilai luhur. Belum lagi, ada banyak cara yang belum dilakukan untuk menambah pendapatan negara.
Adapun alasan menaikkan citra bangsa di dunia internasional, jelas konyol. Meningkatkan citra bangsa mestinya diraih dengan kepioniran dalam kepemimpinan, pemikiran dan teknologi yang memberikan manfaat, kebaikan dan rahmat bagi dunia; bukan melalui simpati para turis dan korporasi kecantikan apalagi ajang mengumbar kepornoan yang justru akan memurukkan citra negeri muslim terbesar ini.
Miss World: Membawa Negara Tunduk pada Kepentingan Korporasi Asing
Penolakan terhadap ajang Miss World telah disampaikan oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Bila dengan berbagai penolakan yang ada pemerintah tetap mengijinkan kontes Miss World, berarti menegaskan pemerintah tak peduli dan gagal menjaga moralitas bangsa. Negara lebih memenangkan kepentingan industri kosmetik, fashion dan media yang mengambil untung dari kepornoan. Di samping menegaskan, pemerintah justru lebih memilih untuk mengokohkan gaya hidup barat liberal yang jauh dari nilai-nilai luhur bangsa yang mayoritasnya beragama Islam ini.
Survey Pew Research para Mei 2013 menyimpulkan bahwa 72% penduduk Indonesia menginginkan penerapan syariah dan menolak gaya hidup liberal Barat. Semestinya negara menciptakan suasana kondusif dan mendidik yang mengarah pada terwujudnya keinginan masyarakat untuk menerapkan Islam. Bukan malah membiarkan penyelenggaraan kontes porno yang akan menjadi penghinaan, menutupi bahkan mengalihkan aspirasi umat Islam.
Wahai Kaum Muslim
Karena semua itu, kontes Miss World harus ditolak. Di samping merupakan proyek liberalisasai budaya, melanggengkan kapitalisme, memuaskan kerakusan kapitalis, ajang Miss World juga sarat dengan eksploitasi tubuh dan kecantikan perempuan serta merendahkan harkat dan martabat perempuan.
Kemuliaan perempuan dan umat manusia hanya bisa terwujud dengan Islam dan penerapan syariah Islam secara total di bawah naungan sistem Khilafah Rasyidah yang mengikuti manhaj kenabian. Untuk itu, umat harus segera berjuang bahu membahu mewujudkannya. Wallâh a’lam bi ash-shawâb.
Komentar:
Kenaikan harga bahan makanan masih memberikan andil besar atas tingginya inflasi pada Agustus 2013. Pemerintah diminta bekerja keras menangani fluktuasi harga pangan yang berdampak besar terhadap rakyat miskin. (Republika, 3/9/2013).
  1. Itu adalah masalah yang terus berulang. Yang untung besar adalah para kapitalis yang menguasai distribusi dan pemasaran produk pangan. Bukti gagalnya pemerintah memelihara kepentingan rakyat banyak
  2. Pangkal masalahnya adalah kebijakan ekonomi kapitalisme liberal yang diambil dan diadopsi oleh pemerintah.
  3. Kestabilan ekonomi, harga pangan dan kemandirian pangan akan bisa diwujudkan dengan menerapkan syariah Islam di bawah sistem Khilafah Rasyidah. Saatnya segera diperjuangkan dan diwujudkan.
[hti-pres/hti-fans]
Read more...

Takut Ke Indonesia, Miss Israel Mundur di Miss World 2013

Tidak ada komentar


Miss Israel
Dalam gelaran kontes kecantikan dunia, Miss World 2013, yang akan digelar di Denpasar Bali, membuat Miss asal Israel mengundurkan diri, dengan alasan takut.
Kabar akan mundurnya Miss Israel Yityish "Titi" Aynaw, 21, dilansir irrawady.org pekan lalu.
Model berdarah Yahudi-Etiopia itu mengundurkan diri akibat banyaknya protes yang dilayangkan kepada pihak penyelenggara Miss World di Indonesia, termasuk protes terhadap stasiun televisi yang akan menyiarkan
Majelis Ulama Indonesia telah melarang pelaksanaan kontes Miss World mendatang, dikarenakan ajang yang kerap memamerkan bagian tubuh perempuan itu bertentangan dengan ajaran Islam.
Sementyara itu dari pihak penyelenggara hak siar stasiun televisi RCTI, yang mewakili Adjie S Soeratmaja menyatakan seruan MUI itu ditampung dan sejumlah penyesuaian akan dilakukan.
"Kami paham posisi MUI tapi acara ini tetap harus berjalan. Kami menyerukan pihak-pihak yang menentang tidak bertindak anarki. Kami yakin pihak keamanan mampu menjalankan tugasnya," Ungkapnya.
Sebelumnya beberapa ormas Islam seperti Hizbut-Tahrir Indonesia, FUI dan Front Pembela Islam (FPI) juga berdemo memprotes penyelenggaraan acara Miss World mendatang di Denpasar Bali. [KM02]   
Read more...

Bupati Bogor Tidak Mengizinkan Miss World!

Tidak ada komentar

Bupati Bogor Tolak Miss World
Terkait akan dijadikan Gedung SICC Sentul Kabupaten Bogor sebagai hari puncak pelaksanaan kontes maksiat umbar aurat Miss World, cendikiawan Muslim KH Didin Hafidhuddin melayangkan sms ke Bupati Kabupaten Bogor Rachmat Yasin, Ahad (1/9).
Yth bapak Drs H Rachmat Yasin MM Bupati Bogor. Ass wr wb. Semoga bapak dan keluarga senantiasa berada dalam inayah Allah Swt. Sehubungan dg khabar bahwa sebagian acara Miss World bulan september ini akan dilaksanakan di gedung SICC Sentul. Mudah mudahan berita tsb tidak benar dan jika benar mohon perkenan bapak untuk tidak mengizinkannya. Acara tsb sangat merusak akhlak dan moral bangsa. Terima kasih. Salam hormat Didin Hafidhuddin
Mendapat sms seperti itu, Rachmat Yasin pun menjawab:
Wasslam…Alhamdulillah Pak Kyai sampai hari ini sy tetap tidak mengijinkan penyelenggaraan miss world di wilayah Kab.Bogor…
Lantas mengapa isu penyelenggaraan kontes kapitalisasi kecantikan tubuh wanita itu santer disebut akan dilaksanakan di daerah yang terkenal relijius ini? Dengan singkat, Didin pun menjawab: “Kita sudah koordinasi dengan para alim ulama,  yang ngotot katanya, Wakil Bupatinya,” ungkapnya kepada mediaumat.com, Senin (2/9). (mediaumat.com, 3/9/2013)
Read more...

Tolak Miss World, Ajang Miss World dan Seks Appeal

Tidak ada komentar
Miss World
#TolakMissWorld

Akar masalah umat Islam hari ini bukanlah kurangnya ilmu (ignorance) melainkan kerancuan dalam berilmu (confusion of knowledge). Kerancuan ini menyebabkan hilangnya ketepatan dalam menilai dan menempatkan sesuatu (lost of adab). Adab adalah disiplin rohani, akli, dan jasmani yang memungkinkan seseorang dan masyarakat mengenal dan meletakkan segala sesuatu pada tempatnya sesuai dengan harkat dan martabat yang ditentukan Allah. Cara ini menimbulkan keharmonisan dan keadilan dalam diri, masyarakat dan lingkungannya.

Gambaran kerancuan cara pandang yang salah adalah fenomena yang terjadi pada umat Islam dalam merespon kontes kecantikan Miss World 2013. Mereka malah tidak memasalahkan diselenggarakannya ajang Miss World 2013 di negeri ini. Alasannya karena acara itu akan meningkatkan pendapatan negara dalam sektor pariwisata. Selain itu, Miss World tahun ini tidak menampilkan agenda berbikini atau disesuaikan dengan budaya ketimuran.

Pada kurun umat terbaik, zamannya Ali bin Abi Thalib, beliau mengkritik perilaku para suami yang membiarkan istrinya berada di keramaian untuk ditonton tubuhnya (yang waktu itu tubuhnya tertutup dengan baik) oleh orang lain yang bukan muhrimnya. Dalam hal ini, sekalipun pakai Mukena, Miss World tetap salah!

Seks Appeal

Pecayalah bahwa seluruh bagian tubuh wanita dipenuhi dengan hal-hal yang menarik perhatian dan syahwat. Bahkan sejelek apa pun seorang perempuan, pada tubuhnya tetap mengandung daya tarik (seks appeal) bagi lawan jenisnya. Islam telah mengatur cara berpakaian, tata cara pergaulan, yang semua itu telah baku penerapannya dari sejak Nabi Muhammad Saw sampai sekarang. Tidak ada peluang bagi seorang perempuan untuk menampakkan seks appealnya pada tempat, waktu, dan untuk yang tidak berkepentingan; tak terkecuali (apa lagi) pada ajang Miss World itu.

Kontes kecantikan Miss Workd berangkat dari cara pandang yang salah tentang bagaimana menghargai manusia. Dalam kontes ini, manusia dihargai, dimuliakan karena kecantikannya. Kecantikan dinilai, dipertontonkan. Padahal cantik itu ada rumusnya, ada ahli yang menilai, dan proporsional. Apakah cantik itu prestasi? Kalau awalnya pesertanya tidak punya hidung kemudian bisa membuat hidung sendiri dan menjadi cantik, itu prestasi namanya.

Ajang Miss World ini berangkat dari cara pandang materialistik. Jika kita menggunakan cara pandang Islam, maka manusia dihargai, dihormati, bukan karena kecantikannya melainkan karena keimanannya, ketakwaannya, ilmunya. Itu baru dikatakan benar, lurus dan beradab.

Meski ada slogan “brain, beauty, behavior”, yang bukan semata hanya kecantikan semata, tetapi juga otaknya, sikapnya, keberaniannya, itu semua hanya embel-embel guna menutupi kriteria kecantikan yang tetap diunggulkan. Ada pernyataan Daoed Joesoef (mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Era Soeharto, dalam Dia dan Aku: Memoar Pencari Kebenaran, beliau berkata:

”Percayalah, tidak akan ada gadis sumbing yang akan terpilih menjadi ratu kecantikan betapapun tinggi IQnya, terpuji sikapnya atau keberaniannya yang mengagumkan”.

(Oleh Dr. Adian Husaini, telah mengalami editan dan tambahan di sana sini. Lihat juga dalam muslimahzone.com/eramuslim/KH).

[http://hti-fans.blogspot.com]
Read more...

10 Ormas Islam Lakukan Konsolidasi Gagalkan Miss World

Tidak ada komentar
Tolak Miss Word
Kamis siang (29/8) 10 ormas Islam berkumpul di kantor Hizbut Tahrir Indonesia untuk melakukan konsolidasi guna mengagalkan Miss World. Hadir dalam kesempatan ini di antaranya Lembaga Dakwah Kemuliaan Islam (LDKI), Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Syarikat Islam, Al Irsyad al Islamiyah, Persatuan Muslimin Indonesia (Parmusi), Taruna Muslim, Hidayatullah, Al Ittihadiyah, dan Korps Mubaligh Jakarta (KMJ).

Menurut Jubir HTI Muhammad Ismail Yusanto, Indonesia menjadi target liberalisasi mulai dari Irsyad Manji, Lady Gaga, sekarang Miss World. Artinya, ini liberalisasi Indonesia sebagai negeri Muslim terbesar di dunia terencana dan sistematis. Persoalan Miss World bukan sekedar bikini tapi ajang eksploitasi perempuan untuk kepentingan industri seksual, kosmetik dan fashion. “Ini merendahkan perempuan!” tegasnya.

Jubir JAT Son Hadi menolak tegas acara Miss World karena mengeksploitasi aurat. Pria asal Surabaya ini menuntut agar MNC Group membatalkan kontes ratu se jagad tersebut.
“Sekalipun pakai cadar dan jilbabpun, Miss World tetap haram karena dia menjadikan perempuan sebagai objek. Ini perang peradaban sebelum perang sesungguhnya,” katanya.
JAT, kata Son, siap untuk membatalkan acara tersebut. Untuk itu, organisasinya siap untuk mengunjungi kantor MNC Group dalam waktu dekat. “Sepanjang itu perintah Syariat, maka kita akan berupaya untuk menggagalkan,” tegasnya.

Hal senada juga dikemukakan oleh Ketua Umum Taruna Muslim, Alfian Tanjung. Pengalamannya bersama umat Islam membatalkan konser Lady Gaga menjadi spirit untuk dapat mengusir Miss World dari Indonesia.

“Kami bertekad untuk menggagalkan Miss World!” ancamnya.
Sementara itu, Perwakilan Parmusi Taufikurrahman menyebut ada agenda westernisasi dibalik ajang Miss World. Celah ini harus diperhatikan oleh umat Islam.

“Miss World akan menjadi titik masuk westernisasi yang lebih besar lagi!” prediksinya.
Bahkan mantan anggota DPR Mashadi dan juga pendiri LDKI menyerukan jika ajang Miss World tetap dilaksanakan, maka akan terjadi revolusi di Indonesia. Tak sekedar mengutuk keras, Mashadi juga menyamakan penyelenggaraan Miss World di negeri yang mayoritas Muslim ini dengan memaksa umat Islam memakan daging babi. Sebab kegiatan dipaksakan untuk digelar di tengah negara muslim.

“Harry Tanoe dan Istrinya sama dengan menyuruh kaum Muslim Indonesia memakan daging babi!” hardiknya.
[Pz/Islampos]
Read more...

Warga Jawa Barat Dukung Gubernur Ahmad Heryawan Pimpin Aksi Tolak Miss World

Tidak ada komentar
Ahmad Heryawan
Pegelaran kontes Miss World 2013 tinggal menghitung hari. Sentul Jawa Barat akan menjadi puncak ajang ratu kecantikan yang telah ditolak oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lantas bagaimana suara warga Jawa Barat?


Sejumlah warga yang ditemui Islampos.com mengutarakan ketidaksetujuannya terhadap pelaksanaan Miss World. Satria, misalnya, warga Depok ini mengungkapkan kontes Miss World tidak sejalan dengan kultur masyarakat Jawa Barat yang agamis dan menjaga norma kesopanan.

“Jelas-jelas saya sebagai warga Jawa Barat tidak setuju dengan kontes putri-putrian yang nggak bermutu ini,” katanya, Rabu (28/8).

Pria yang sehari-hari berjualan ini meminta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) untuk memimpin aksi para warga untuk mendemo kontes Miss World. Dia menilai Aher adalah sosok yang tepat, karena selain seorang gubernur, juga dikenal sebagai seorang Ustadz.

“Ayo dong Pak Aher, Anda sebagai pemimpin kami, jangan diam saja melihat kemungkaran di wilayah kita, khususnya Jawa Barat. Bila perlu Pak Aher pimpin kami aksi tolak Miss World. Kalau diam saja, saya sebagai warga betul-betul kecewa,” katanya.

Satria menegaskan tidak betul seorang gubernur tidak memiliki otoritas menolak Miss Wolrd. Aher, katanya, jelas mempunyai wewenang untuk tidak memberi izin, bahkan membubarkan acara itu. Jika Aher bisa memimpin aksi demo dukung Mursi dan tolak kekejaman militer Mesir, kenapa hal sama tidak dilakukan untuk ajang Miss World.

“Padahal kontes Miss World jelas-jelas batil seperti yang sudah diputuskan MUI,” ujarnya.

Sama halnya dengan Ibnu, warga Jawa Barat asal Garut ini meminta Gubernur dapat menjaga kenyamanan dan ketentraman warga Jawa Barat. Para warga, menurutnya, merasa resah dengan rencana Kontes Miss World 2013 yang menjadikan daerah Jawa Barat sebagai puncak kontes.

“Buat apa kita punya pemimpin Ustadz kalau tidak bisa melindungi warganya dari ajang Miss World? Warga Jawa Barat pasti setuju kalau Pak Gubernur memimpin aksi untuk demo tolak Miss World,” sambutnya.

Pria yang sehari-hari menjadi karyawan ini menambahkan sah-sah saja gubernur memimpin aksi. Itu adalah hak seorang gubernur. Ingat, katanya, Jawa Barat adalah provinsi para ulama dan pesantren.

“Jangan sampai Jawa Barat berganti dengan julukan Provinsi maksiat gara-gara pemimpinnya setuju menyediakan tempat kontes pamer aurat,” harapnya.

Sementara itu, Mahladi, warga Beji, amat berharap Aher mau berdiri di barisan paling depan untuk memimpin gerakan menolak Miss World. Apalagi ini adalah hajatannya Pusat. Maka selayaknya Pak Gubernur merasa keberatan bila Jawa Barat sebagai propinsi yang agamis dijadikan tempat pelaksanaan kontes berbau maksiat seperti itu.

“Ayo pak Gubernur, pimpin kami menolak Miss World!” dukungnya. [Pz/Islampos/www.bringislam.web.id]

Read more...

Miss World 2013 Didukung oleh Artis dan Birokrat Dalam Negeri

Tidak ada komentar
Miss Word

Saya akan mendukung acara Miss World di Indonesia. Ajang ini menunjukkan Indonesia dipercaya bisa menggelar event besar,” tutur Adjie saat berkunjung ke redaksi Okezone, Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013).



Selain alasan tersebut, pemilik nama lengkap Adjie Mindosio Pangestu ini juga senang Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Miss World ke-63.  


Miss Word Di dukung Pejabat

sumber:
http://surabaya.okezone.com/read/2013/07/10/29/834832/ajang-miss-world-2013-di-indonesia-bawa-pengaruh-besar


Miss World 2013 di Indonesia Berdayakan Perempuan Dunia 

“Kita sangat mendukung acara ini, apalagi untuk masalah pakaian yang selama ini dipermasalahkan sudah didamaikan. Para finalis akan mengenakan sarung Bali saat sesi Beach Fashion,” tutur Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini kepada Okezone di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta, belum lama ini.

Pria penyukai busana batik ini melihat ada hal positif dari perhelatan Miss World.
“Acara Miss World menjadi jembatan pemberdayaan perempuan. Para finalis bisa belajar tentang dunia, ekonomi global, dan banyak hal positif lainnya. Mereka pun menjadi lebih maju dengan mengikuti Miss World,” kata Sapta. 


Miss Word Di dukung Pejabat

sumber:
http://lifestyle.okezone.com/read/2013/07/15/195/836858/miss-world-2013-di-indonesia-berdayakan-perempuan-dunia

Komentar berita:
Aksi tolak Miss World tak pelak diikuti dukungan sejumlah pihak. Dari kalangan artis, sebutlah Adjie Pangestu. Dari kalangan birokrat, sebutlah Sapta Nirwandar, yang tak lain adalah Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Padahal, apapun komentarnya, Miss World tak lebih dari ajang kapitalisasi tubuh perempuan dan penghinaan terhadap umat Islam Indonesia. Tentu ironis, mengingat posisi Indonesia sebagai negeri Muslim terbesar di dunia. Juga tren dewasa ini bahwa Indonesia menjadi ‘kiblat’ dunia Islam. Penerimaan Indonesia atas Miss World akan meneguhkan opini bahwa Islam tidak mempermasalahkan  eksistensi perempuan melalui kontes kecantikan.


Maka, apapun namanya, benang merah kontes kecantikan hanyalah mencari perempuan tercantik fisiknya untuk dieksploitasi. Hal ini akan menjadi model bagi negeri-negeri muslim lain agar lebih toleran dan terbuka terhadap “kemajuan” kaum perempuan. Jadi, Indonesia akan menjadi kiblat liberalisme budaya. [nin]
Read more...

Muslimah HTI: Batalkan Kontes Miss World 2013 di Bali

Tidak ada komentar
Muslimah HTI: Batalkan Kontes Miss World 2013 di Bali
Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI menolak keras penyelenggaraan Miss World 2013 yang akan berlangsung di Bali pada 8 September 2013 mendatang. Karena itu, mereka mendesak pemerintah untuk mencabut perizinan atau membatalkan penyelenggaraan agenda tahunan internasional itu.
“Kami mendesak pemerintah agar mencabut izin penyelenggaraannya di Indonesia dan mengeluarkan kebijakan untuk menghentikan eksploitasi perempuan dalam bentuk apapun,” ujar juru bicara HTI Iffah Ainur Rochmah di Kantor HTI, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2013).

HTI mengajak perempuan Indonesia kembali kepada kemuliaannya sebagai perempuan. HTI, lanjut dia, mengimbau kepada wanita Indonesia berjuang keras menggantikan sistem pemerintahan demokrasi yang meliberalkan perempuan.

Iffah menilai, masyarakat sebenarnya semakin sadar bahwa negara ini telah gagal menjaga moralitas bangsa. Karena kebijakannya selama ini hanya berpihak kepada kepentingan pelaku industri.
“Mereka menyadari bahwa solusi tuntas ada pada syariah Islam terbukti, dengan adanya survei 72 persen masyarakat yang menginginkan penerapan syariah dan menolak gaya hidup liberal barat,” kata dia.
Karena itu, Iffah menegaskan, pemerintah harus segera mendukung keinginan masyarakat tersebut. “Dan tidak membiarkan penyelenggaraan kontes porno yang akan membawa kehinaan dunia dan akhirat bagi bangsa ini,” tutup Iffah. (Riz/Ism/liputan6).
Read more...

Muslimat HTI: Miss World Penghinaan Bagi Perempuan

Tidak ada komentar
Muslimat HTI: Miss World Penghinaan Bagi Perempuan
JAKARTA – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kembali mengecam ajang Miss World 2013 yang akan digelar di Indonesia tahun ini. Menurut Muslimat HTI dalam diskusi ‘Tolak Miss World 2013′ di kantor pusat HTI Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (28/6), ajang Miss World tidak lebih dari penghinaan terhadap wanita.

“Ini (Miss World -red) adala ajang eksploitasi fisik perempuan dengan dibingkai dengan kedok kecantikan, perilaku dan intelektual kontestan,” ujar juru bicara Muslimat HTI, Iffah Ainur Rochmah.
Ia mengungkapkan dengan diselenggarakannya Miss World di negeri mayoritas Muslim seperti Indonesia, sama saja umat Islam Indonesia membiarkan eksploitasi dan ‘penjualan’ tubuh perempuan ini. Dalam hal ini, kata dia, posisi Indonesia sebagai negeri Muslim terbesar di dunia, dipertaruhkan. Apalagi, dewasa ini bahwa Indonesia menjadi ‘kiblat’ dunia Islam.

Menurut DPP Muslimat HTI, Dedeh Wahidah Achmad apabila Indonesia tetap membiarkan ajang ini berlangsung, berarti ini menegaskan pemerintah tak peduli dan gagal menjaga moralitas bangsa. Negara lebih memenangkan kepentingan industri kosmetik, fesyen dan media yang mengambil untung dari pornografi. Paling parah, Indonesia akan menjadi kiblat liberalisme budaya.

Karenanya, kata dia, Muslimat HTI mendesak pemerintah mencabut izin penyelenggaraan ini sekaligus menghentikan eksploitasi perempuan dalam bentuk apapun. “Kita berjuang keras ajang meliberalkan perempuan. Dan sesungguhnya, kemuliaan perempuan akan terwujud ketika dia mampu menjalankan peran yang sudah ditetapkan Allah dalam syariat Islam,” ujarnya. [Republika]
Read more...

Tolak Miss World 2013, Muslimah HTI: Kedok Eksploitasi Perempuan

Tidak ada komentar
Tolak Miss World 2013, Muslimah HTI: Kedok Eksploitasi Perempuan
Rencana penyelenggaraan Miss World 2013 yang digelar di Indonesia ternyata menuai penolakan dari kalangan publik. Salah satunya adalah dari Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)‪, yang menolak keras ajang Miss World 2013.

Mereka menilai agenda internasional tahunan itu sebagai ajang kapitalisasi terhadap tubuh perempuan sekaligus penghinaan terhadap umat Islam.

“Kriteria penilaian berupa konsep Beauty with Purpose, juga 3B (Beauty, Brain and Behaviour) hanyalah kedok dan stempel bagi legalisasi eksploitasi tubuh perempuan. Terlebih lagi Miss World adalah kontes tertua yang telah mengilhami lahirnya kontes-kontes kecantikan lainnya,” ujar juru Bicara Muslimah HTI Iffah Ainur Rochma di kantor HTI, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2013).

Iffah mengatakan, meski penyelenggara menjanjikan akan menghapus sesi penggunaan bikini, namun Miss World dan kontes kecantikan sejenis tak lebih dari ajang pencarian perempuan tercantik fisiknya untuk dieksploitasi demi mendongkrak pendapatan industri fashion, kosmetik dan rating media.
Menurut Iffah, membiarkan penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia sama saja dengan menegaskan bahwa negeri muslim terbesar di dunia ini juga turut melanggengkan penjualan tubuh perempuan.

Maka itu, lanjut Iffah, Muslimah HTI menyerukan kepada semua pihak untuk menolak penyelenggaraan Miss World 2013 yang merupakan simbol kapitalisasi tubuh perempuan dan perendahan martabat perempuan itu. (Tnt/Sss/liputan6)
Read more...

Category

Popular Posts

facebook