Comments

Tampilkan postingan dengan label Amerika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amerika. Tampilkan semua postingan

Pengakuan Tentara Amerika, Kami Sudah Teramat Capek untuk Berperang ke Suriah

Tidak ada komentar
Pengakuan Tentara Amerika, Kami Sudah Teramat Capek untuk Berperang ke Suriah
Demikian kurang lebih yang dikatakan oleh seorang tentara Amerika berpangkat Sersan Satu, sebagaimana isi email yang diterima oleh wartawan Business Insider, Paul Szoldra hari Minggu (1/9/2013).

“Kami ingin beristirahat, jadi aku lebih memilih untuk menolak pilihan bagi kita untuk berperang di Suriah. Kami sudah lelah memakai sepatu bot,” tambahnya.
Sang prajurit yang disembunyikan namanya itu juga mengkritik kebijakan pemerintah Amerika, yang sok berlagak menjadi polisi dunia. Apa yang mereka lakukan di Afghanistan dan Iraq saja jauh dari selesai dengan sukses.
“Apakah Amerika harus selalu tampil di depan? Menurutku tak perlulah kita jadi polisi dunia. Kita saja bahkan belum selesai di Afghanistan, lantas bagaimana mungkin sekarang kita memutuskan berperang lagi di tempat lain?” cibir sang prajurit.
Sementara itu, seorang mantan Kopral bernama Jack Mandaville, veteran Korps Infanteri Marinir yang pernah terjun 3 kali ke medan pertempuran Iraq juga mengeluhkan hal yang kurang lebih sama. Ia mengkritik sikap para politikus dan pengambil kebijakan di pemerintah yang begitu cepat mendeklarasikan perang pada negara lain, tapi setelah itu mereka lupakan nasib para veteran dan korban perang, terutama banyaknya tentara Amerika yang terbunuh.
“Kami menyaksikan bagaimana politisi dan negara kami selalu bernafsu untuk bersegera mengirimkan kami ke medan perang, tapi setelah itu dengan cepat juga mereka lupakan kami hingga selama hampir satu dekade. Aku benar-benar muak dengan semua kebijakan luar negeri di negara ini...!” geramnya.
Benarlah apa yang pernah dikatakan oleh Syaikh Usamah bin Ladin –rahimahullah-, “Jika kalian rakyat Amerika tahu bagaimana derita kami umat Islam akibat ketidakadilan yang dilakukan orang-orang Yahudi pada kami, sementara pemerintahan kalian terlibat di dalam perbuatan kedzoliman itu, maka kalian akan tahu bahwasanya kita berdua (umat Islam dan rakyat Amerika) adalah sama-sama korban dari kebijakan-kebijakan Gedung Putih.” [arkan/ dbs]
Read more...

Sisa Gas Serangan AS di Falujjah Lebih Mengerikan daripada di Heroshima

Tidak ada komentar

Cacat fifik akibat gas beracun
Tingkat kematian bayi dan kanker yang mengejutkan di kota Irak menimbulkan pertanyaan baru tentang perang
Peningkatan dramatis dalam angka kematian bayi, kanker dan leukemia di kota Fallujah, Irak, yang dibombardir oleh Marinir AS pada tahun 2004, melebihi dari yang dilaporkan sebagai korban selamat dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945, menurut sebuah studi yang baru dilakukan.

Para dokter Irak di Fallujah mengeluh sejak 2005 mereka kewalahan dengan jumlah bayi yang lahir dengan cacat yang serius, mulai dari seorang gadis yang lahir dengan dua kepala hingga kelumpuhan pada tungkai bawah. Para dokter itu mengatakan bahwa mereka juga melihat lebih banyak kanker daripada yang mereka saksikan sebelum pertempuran di Fallujah antara pasukan AS dan para gerilyawan.
Klaim mereka didukung oleh survei yang menunjukkan peningkatan empat kali lipat dalam semua kanker dan peningkatan 12 kali lipat dalam kanker anak di bawah usia 14. Angka kematian bayi di kota ini lebih tinggi empat kali lipat dibandingkan di negara tetangga Yordania dan delapan kali lebih tinggi daripada di Kuwait.
Dr Chris Busby, profesor tamu di University of Ulster dan salah satu penulis dari survei terhadap 4.800 orang di Fallujah, mengatakan sulit untuk dijabarkan penyebab pasti kanker dan lahir cacat itu. Dia menambahkan bahwa “untuk menghasilkan akibat seperti ini, beberapa paparan mutagenik yang sangat besar telah terjadi pada tahun 2004 ketika serangan itu terjadi “.
Marinir AS pertama yang mengepung dan membombardir Fallujah,  yang terletak 30 km sebelah barat Baghdad, pada bulan April 2004 yang terjadi setelah empat karyawan perusahaan keamanan Amerika Blackwater tewas dan mayat mereka dibakar. Setelah delapan bulan kebuntuan, para Marinir AS menyerbu kota itu pada bulan November dengan menggunakan artileri dan pemboman udara terhadap posisi pemberontak. Pasukan AS kemudian mengakui bahwa mereka telah menggunakan fosfor putih serta amunisi lainnya.
Dalam serangan itu, para komandan AS sebagian besar menjadikan Fallujah sebagai zona bebas-tembakan untuk mencoba mengurangi jumlah korban di antara pasukan mereka sendiri. Para perwira Inggris terkejut atas kurangnya kepedulian terhadap korban sipil. “Selama operasi persiapan pada bulan November 2004 atas operasi pembersihan Fallujah, pada satu malam lebih dari 40 155mm artileri ditembakkan ke sektor kecil kota, ” kenang Brigadir Nigel Aylwin – Foster, seorang komandan Inggris yang bertugas bersama pasukan Amerika di Baghdad.
Dia menambahkan bahwa komandan AS yang memerintahkan penggunaan senjata menghancurkan ini tidak menganggapnya cukup signifikan untuk menyebutkannya dalam laporan harian kepada jenderal AS. Dr Busby mengatakan bahwa sementara dia tidak bisa mengidentifikasi jenis persenjataan yang digunakan oleh para Marinir, tingkat kerusakan genetik yang diderita oleh penduduk menunjukkan penggunaan beberapa bentuk uranium. Dia mengatakan: “Dugaan saya adalah bahwa mereka menggunakan senjata baru terhadap bangunan untuk menerobos dinding dan membunuh orang-orang di dalamnya.”
Survei ini dilakukan oleh tim beranggotakan 11 peneliti pada bulan Januari dan Februari tahun 2010  yang mengunjungi 711 rumah di Fallujah. Kuesioner diisi oleh penduduk yang memberikan rincian kanker, kelahiran dan kematian bayi. Hingga sekarang pemerintah Irak telah enggan untuk menanggapi keluhan dari warga sipil tentang kerusakan kesehatan yang mereka derita selama operasi militer.
Para peneliti awalnya dipandang dengan curiga oleh penduduk setempat, terutama setelah sebuah stasiun televisi Baghdad menyiarkan laporan yang mengatakan sebuah survei sedang dilakukan oleh para teroris dan siapapun yang melakukan atau menjawab pertanyaan survei akan ditangkap. Mereka yang mengorganisir survei itu kemudian mengaturnya untuk didampingi oleh seseorang dari anggota masyarakat untuk menghilangkan kecurigaan.
Penelitian yang berjudul ” Kanker, Kematian Bayi dan Rasio Kelahiran Jenis Kelamin di Fallujah, Irak 2005-2009 “,  dilakukan oleh Dr Busby, Malak Hamdan dan Entesar Ariabi, dan menyimpulkan bahwa bukti isu kenaikan tajam atas kanker dan cacat lahir bawaan adalah benar. Angka kematian bayi ditemukan menjadi 80 per 1.000 kelahiran dibandingkan dengan 19 di Mesir, 17 di Yordania dan 9,7 di Kuwait. Laporan itu mengatakan bahwa jenis-jenis kanker yang  “mirip dengan jenis kanker pada para korban Hiroshima yang terkena ionisasi radiasi dari bom dan uranium yang dijatuhkan”.
Para peneliti menemukan peningkatan 38 kali lipat dalam hal leukemia, peningkatan sepuluh kali lipat dalam hal kanker payudara wanita dan peningkatan yang signifikan dalam limfoma dan tumor otak pada orang dewasa. Di Hiroshima korban menunjukkan peningkatan 17 kali lipat dalam hal leukemia, tetapi di Fallujah Dr Busby mengatakan apa yang mengejutkan adalah tidak hanya prevalensi lebih besar terkena kanker tetapi kecepatan penyebarannya yang mempengaruhi masyarakat.
Yang memiliki makna khusus adalah temuan bahwa rasio jenis kelamin antara laki-laki dan perempuan yang baru lahir telah berubah. Dalam populasi normal rasio ini adalah 1.050 anak laki-laki lahir dibanding 1.000 anak perempuan, namun bagi mereka yang lahir dari tahun 2005 terdapat 18 persen penurunan kelahiran laki-laki, sehingga rasionya adalah 850 laki-laki dibanding 1.000 anak perempuan. Rasio jenis kelamin merupakan indikator kerusakan genetik yang lebih mempengaruhi anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Perubahan serupa dalam rasio jenis kelamin juga ditemukan setelah pemboman di Hiroshima.
AS mengurangi penggunaan senjata di Irak dari tahun 2007 karena kemarahan yang ditimbulkannya dari kalangan warga sipil. Namun, pada saat yang sama telah terjadi penurunan kesehatan dan kondisi sanitasi di Irak sejak tahun 2003. Dampak perang terhadap warga sipil lebih parah di Fallujah dibandingkan di tempat lain di Irak karena kota itu terus diblokade dan diputus dari seluruh negara setelah tahun 2004. Kerusakan akibat perang itu perlahan-lahan diperbaiki dan penduduk kota itu takut untuk pergi ke rumah sakit di Baghdad karena pos-pos pemeriksaan militer di jalan menuju ibukota . (rz; Sumber: www.independent.co.uk)
Read more...

Kunjungan Menhan AS Ke Indonesia Mempertegas Keinginan AS Untuk Memperkuat Hegemoninya di Asia Tenggara

Tidak ada komentar

Menhan AS SBY
Pada hari Senin, 26 Agustus, Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel berkunjung ke Indonesia dalam lawatannya ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Kunjungan ini khusus dilakukan dengan para menteri pertahanan ASEAN dan negara regional lainnya, termasuk Cina dan India.


Dalam pertemuannya di Indonesia, Hagel membawa dua agenda yang kami anggap penting; pertama, membahas peran negara-negara ASEAN dalam persoalan keamanan khususnya dalam konflik Laut Cina Selatan. Kedua, dibahas pula rencana penyelenggaraan CTX (Counter Terorism Exercise) 2013, di mana kedua negara menjadi Co-Host bagi 18 negara peserta.

Sebagaimana telah diketahui bahwa AS memiliki kepentingan besar untuk menjaga kepentingan mereka di Asia Tenggara, baik hegemoni politik, ekonomi maupun sumberdaya alam seperti di kawasan Laut Cina Selatan yang kaya akan deposit migas. Di kawasan Asia Tenggara AS harus bersaing dengan Cina dalam memperebutkan pengaruhnya. Karena pemerintah Cina pun terus menerus melakukan lobi politik, ekonomi dan militer untuk memenangkan pertarungan politik mereka dengan AS. Hal ini misalnya disampaikan oleh Dubes Cina untuk RI bahwa Presiden mereka ingin meningkatkan hubungan bilateral dengan RI di semua sektor, karena menilai Indonesia amat penting dan strategis bagi Cina.

Hubungan ekonomi antara dua negara juga mengalami peningkatan pesat. Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, total ekspor-impor antara Indonesia dan China pada 2012 mencapai US$51 miliar.  Jumlah tersebut meningkat cukup tajam dari 2011, di mana volume perdagangan kedua negara mencapai US$49,1 miliar. Sementara itu, nilai investasi kedua negara pada 2012 mencapai US$141 juta, meningkat dari US$128,2 juta pada tahun sebelumnya.

Bandingkan dengan neraca perdagangan RI-AS  yang pada tahun 2012 total hanya bernilai US$ 26 miliar atau mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai US$ 27 miliar. Oleh karena itu, pemerintah AS ingin mempertahankan hegemoni mereka di Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Dalam bidang militer pemerintah Cina juga sudah merancang peningkatan kerjasama dengan RI. Sebagaimana dikatakan Wamenhan RI Sjafrie Sjamsoeddin bahwa hubungan militer kedua negara meningkat dari waktu ke waktu. Misalnya dalam bidang industri pertahanan kedua negara telah sepakat untuk memproduksi bersama rudal C-705. Hingga kini Indonesia dan China masih membahas proses pelaksanaan alih teknologi dalam pembuatan rudal C-705.  Selain C-705 Indonesia dan China akan membahas lebih lanjut alih teknologi pesawat tanpa awak, serta sistem pertahanan elektronik.

Karenanya kunjungan Menteri Pertahanan AS menjadi amat penting bagi pemerintahan Obama untuk memastikan bahwa RI tetap akan menjadi mitra dan sekutu AS, khususnya dalam bidang politik dan militer dalam menghadapi Cina. Karena melihat realita yang ada, Indonesia sebenarnya juga tengah diperebutkan rival AS, Cina.

AS juga segera mendesak pemerintah RI untuk membeli alutsista dari negaranya, seperti 8 unit helikopter tempur Apache seri AH-64D Longbow seharga US$ 500 juta. Padahal sejumlah kalangan seperti anggota DPR RI dari Fraksi PKS Mahfudz Siddiq mengomentari bahwa Indonesia lebih membutuhkan Chinook ketimbang Apache, karena Chinook multifungsi termasuk dapat digunakan sebagai pengangkut berbagai kebutuhan untuk menghadapi bencana alam.

Agenda kedua yang dibawa AS adalah persiapan CTX (Counter Terorism Exercise) 2013. Agenda ini masih lanjutan dari agenda global War On Terror, dengan menjadikan kelompok Islam garis keras sebagai tertuduh. Pertemuan ini agendanya adalah ASEAN Defence Ministers’ Meeting-Plus Experts Working Group on Counter Terrorism Exercise (ADMM-Plus EWG CTx) yang akan berlangsung tanggal 9-13 September 2013 di IPSC Sentul Bogor. Tentu saja agenda ini akan sarat dengan pesan dari negara-negara Barat khususnya Amerika Serikat dalam memerangi Islam.

Kebengisan Barat dalam memerangi Islam misalnya terlihat dengan tetap mensupport  junta militer Mesir yang membantai ribuan massa pendukung Presiden terguling Mursi dari Ikhwanul Muslimin. Padahal Mursi terpilih dengan jalan demokrasi sebagaimana arahan AS. Mursi juga telah tampil membawa Islam moderat dan menjamin sejumlah kepentingan AS di Timur Tengah seperti Perjanjian Camp David. Namun demikian AS tetap menyetujui penggulingannya.

Tunduknya penguasa negeri-negeri Islam ke bawah jempol AS adalah tragedi. Mengapa mereka mau saja menjadi sekutu negeri penjajah yang sebenarnya tengah sekarat? Kedatangan Menlu AS ke sejumlah menteri pertahanan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, adalah cerminan kekhawatiran negeri imperialis tersebut kehilangan pengaruhnya. Amerika Serikat telah terpuruk secara ekonomi dan militer. Pemerintahan Obama pun sudah kehilangan daya dukung dari publik. Ia tak lebih dari kerupuk yang pada awalnya kelihatan besar dan mengembang tapi dengan cepat mengkerut karena kelemahannya sendiri.

Indonesia sebenarnya memiliki daya tawar yang kuat karena berbagai faktor; letak geopolitisnya yang amat strategis dan sumberdaya manusia yang banyak serta sumberdaya alamnya yang luar biasa. Seandainya saja para penguasa di negeri ini masih memiliki izzah sebagai seorang muslim untuk mempertahankan kehormatan dien-nya, pasti Allah akan memuliakan dan mengokohkan kedudukan mereka.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (TQS. Muhammad [47]: 7)

Akan tetapi bila mereka memilih untuk mengikuti dan menyenangkan tuan-tuan mereka, justru Allah akan menimpakan kehinaan secepat-cepatnya kepada mereka.

مَنْ أَرْضَى النَّاسَ بِسَخَطِ اللهِ وَكَّلَهُ اللهُ إِلَى النَّاسِ وَمَنْ أَسْخَطَ النَّاسَ بِرِضَا اللهِ كَفَاهُ اللهُ مَؤْنَةَ النَّاسِ

Siapa saja yang menyenangkan manusia dengan kemurkaan Allah maka Allah serahkan dia kepada manusia, dan siapa saja yang membuat marah manusia dengan keridhaan Allah maka Allah mencukupkannya dari bantuan manusia (HR at-Tirmidzi dan Abu Nu’aim di al-Hilyah dari Aisyah)

Wallâh a’lam bi ash-shawâb. [Iwan Januar – LS HTI/HTIpress]
 
Read more...

Amerika Mengumpulkan Banyak Data Intelijen dari Facebook, Google dan Raksasa Internet Lain

Tidak ada komentar
facebook


Sebagaimana yang diberitakan oleh www.telegraph.co.uk  , Badan Keamanan Nasional (NSA) mengklasifikasi Program PRISM yang bersifat rahasia yang memungkinkan pemerintah AS untuk mengumpulkan sejumlah informasi yang hampir tidak terbatas dari email, gambar dan akun sosial media.
 
Pengungkapan atas program itu dilaporkan satu hari setelah diketahui bahwa pemerintah telah melacak panggilan telepon dari jutaan orang Amerika selama tujuh tahun terakhir, sehingga memicu tuduhan bahwa pemerintahan Obama menginjak-injak kebebasan sipil.
 
Berbeda dengan program pelacakan telepon, di mana perusahaan telekomunikasi dipaksa untuk menyerahkan catatan-catatannta, Program PRISM memungkinkan NSA untuk secara bebas mencari jaringan perusahaan-perusahaan teknologi setiap saat.
 
Program PRISM juga memungkinkan pemerintah untuk mengakses isi rekening online, sementara program telepon menyediakan data waktu dan lokasi panggilan namun tidak memberitahu para penyelidik tentang apa yang dikatakan.
 
Suatu slide show rahasia yang diperoleh oleh The Guardian dan The Washington Post menunjukkan bahwa sembilan perusahaan bersedia sebagai peserta dalam program ini, yang dimulai dengan Microsoft pada tahun 2007.
 
Namun, The Guardian melaporkan bahwa beberapa perusahaan mengaku tidak tahu bahwa server mereka sedang diakses oleh pemerintah.
 
Google mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Dari waktu ke waktu, orang-orang menyatakan bahwa kami telah menyediakan ‘pintu belakang’ bagi pemerintah untuk masuk ke dalam sistem kami, namun Google tidak menyediakan ‘pintu belakang’ bagi pemerintah untuk dapat mengakses data para pengguna pribadi.
 
Skala operasi itu dirinci dalam 41 halaman slideshow  yang diperoleh oleh dua surat kabar, yang menggambarkan Program PRISM sebagai sumber data terbesar.
 
The Washington Post melaporkan bahwa dari semua alat yang digunakan oleh intelijen AS, PRISM adalah program yang paling sering dikutip dalam briefing keamanan harian yang disampaikan kepada Presiden Barack Obama setiap pagi.
 
Satu slide menunjukkan pertumbuhan awal Program itu dengan Microsoft pada tahun 2007, diikuti oleh Yahoo pada tahun 2008, Google, Facebook dan PalTalk pada tahun 2009, YouTube pada tahun 2010, Skype dan AOL pada 2011 dan akhirnya Apple pada Oktober 2012.
 
Diantara semuanya, sembilan perusahaan mencakup sebagian besar semua komunikasi online di seluruh dunia. PRISM ditujukan untuk memata-matai intelijen asing atau para tersangka teroris namun skala yang dimilikinya membuat warga Amerika juga menjadi sasaran.
 
James Clapper, pejabat intelijen paling senior AS, merilis sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa hukum otorisasi PRISM “tidak memungkinkan untuk mentargetkan setiap warga negara AS atau orang-orang yang berada di Amerika Serikat”.
 
Dia menambahkan: “Informasi yang dikumpulkan di bawah program ini adalah informasi intelejen yang paling penting dan berharga yang kami kumpulkan, dan gunakan untuk melindungi negeri kita dari berbagai ancaman.
 
Satu slide menggambarkan bagaimana AS merupakan “tulang punggung telekomunikasi dunia” dimana data elektronik paling banyak melalui AS pada beberapa titik dan karena itu dapat diakses oleh jaringan PRISM.
 
Menurut slideshow itu, program besar dijalankan dengan biaya $ 20 juta per tahun, suatu angka cukup rendah mengingat pentingnya pengumpulan data intelijen AS.
 
Pengungkapan bahwa NSA dapat dengan leluasa masuk melalui akun Gmail dan memantau diskusi Skype cenderung memicu reaksi baru terhadap seorang presiden yang berkampanye pada tahun 2008 dengan platform kebebasan sipil.
 
Al Gore, mantan wakil presiden Demokrat, menggambarkan hal yang diungkapkan kemarin itu atas program pelacakan telepon itu sebagai “pengawasan selimut rahasia” yang “sangat menjijikkan”.
Namun, anggota senior kedua partai di Kongres segera membela pengawasan yang luas itu, dengan beralasan bahwa hal itu adalah penting untuk membela AS terhadap serangan teror.
 
“Ini adalah perlindungan bagi Amerika,” kata Dianne Feinstein, ketua komite Intelijen Senat Partai Demokrat.
 
Para Senator mengatakan program itu, yang dingkap dalam dokumen pengadilan yang bocor yang diperoleh oleh The Guardian, telah berjalan selama tujuh tahun, yang pertama di bawah George W Bush dan kemudian dilanjutkan oleh Obama. (rz/www.bringislam.web.id]
Read more...

Dituduh Teroris Boston, Muslimah Berjilbab Ini Diserang

Tidak ada komentar
Seorang perempuan muslim berkebangsaan Palestina mengaku diserang dan dihina saat berjalan bersama dengan bayi perempuannya, Rabu (18/4) pagi waktu setempat.

Warga Malden, Massachuset, Amerika Serikat, Heba Abolaban mengatakan, dia bersama temannya yang juga mengenakan jilbab, berjalan bersama dengan anaknya di jalan umum. Kemudian, seorang pria memukul bahu kirinya dan mulai meneriakkan kata-kata kasar.
“Dia berteriak, “F*** You muslim! Kau teroris! Aku benci kamu! Kau terlibat di dalam ledakan Boston!F*** you!”"Ya Allah, saya sangat terkejut,”ujar Abolaban seperti dikutip patch.com. Orang tersebut adalah pria kulit putih dengan kacamata hitam. Dia tetap berteriak sementara Abolaban menghindar.
“Saya tidak berkata apapun kepadanya, bahkan sekadar untuk berkata kami bukan teroris. Dia sangat agresif,”ujarnya.Setelah dua menit, Abolaban mengungkapkan, pria itu mengayun langkah cepatnya ke Menara Pusat Malden. Terguncang, dia pun menghubungi suaminya dan menelepon 911.
“Polisi datang, mereka sangat baik dan menolong,”ujarnya. Meski demikian, tidak ada tersangka yang ditangkap atas inisiden tersebut. (republika/www.bringislam.web.id)
Read more...

Aneh, Sebuah Page Facebook “Memorial” Dibuat Sebelum Terjadinya Ledakan Boston

Tidak ada komentar

Cuplikan Fans Page Facebook “BostonBombing1542013″.
Dua ledakan terjadi dekat garis finish Boston Marathon di Boston, Amerika Serikat. 2 orang tewas dan 22 lainnya dilaporkan terluka akibat ledakan ini.


Ledakan terjadi sekitar pukul 14.45 waktu setempat, Senin (15/4/2013), sekitar dua jam setelah pelari pertama dari lomba lari maraton yang diikuti 27.000 orang ini menyentuh garis finish. Perlombaan langsung dihentikan, demikian juga layanan kereta bawah tanah menuju lokasi tersebut, demikian seperti dilansir Kompas.

Namun anehnya, ada sebuah Fans Page Facebook, yang mengklaim merupakan “halaman memorial” atas terjadinya ledakan di Boston tersebut, yang dibuat sebelum terjadinya ledakan. Berdasarkan pantauan redaksi dakwatuna.com, page yang ber-username “BostonBombing1542013″ itu dibuat pada pukul 7:37 waktu setempat, sekitar 11 jam sebelum terjadinya peristiwa ledakan. Hal itu terlihat pada bagian “joined” page tersebut. Saat dipantau, page ini baru memiliki 186 fans.

Ketika berita ini diturunkan, page yang memiliki nama “Our thoughts and prayers go out to all involved in the Boston bombings” ini sudah memiliki 791 fans. Namun bagian “joined”nya sudah disembunyikan. Untuk itu cuplikannya kami pasang di bawah ini. [Al-Khilafah/www.bringislam.web.id]
Cuplikan Fans Page Facebook “BostonBombing1542013″, pada bagian “joined”.

Read more...

Ayah Pelaku Bom Boston Sebut Anaknya Dijebak Intel

Tidak ada komentar

Polisi mengepung rumah di pinggiran Boston,
diduga lokasi Dzhokhar sembunyi
Ayah dua bersaudara asal Chechnya yang diduga menjadi pelaku pengeboman Maraton Boston mengaku kedua putranya itu tidak bersalah atas kejahatan apapun, seperti dikutip kantor berita Interfax, Jumat.



"Menurut saya, kedua anak saya dijebak oleh dinas rahasia karena mereka beragama Islam," kata Anzor Tsarnaev, kepada kantor berita Interfax di Makhachkala, sebuah kota di Kaukasus Utara Rusia, lapor AFP sebagaimana dikutip BBC.

Anzor Tsarnaev adalah ayah dari Tamerlan Tsarnaev (26), yang ditembak mati oleh polisi di Boston, serta adiknya yang berusia 19 tahun, Dzhokar, yang masih buron, tulis Interfax.
"Mengapa mereka membunuh Tamerlan? Bukankah seharusnya mereka menangkapnya hidup-hidup," kata Anzor.

Anzor mengatakan Dzhokar saat ini sedang berada di persembunyian. Berdasarkan keterangan sang ayah, Dzhokar merupakan seorang mahasiswa kedokteran.

"Kami sedang menunggunya pulang ke Rusia untuk masa liburan, sekarang saya tidak tahu lagi apa yang akan terjadi," katanya.

NBC News melaporkan bahwa Tsarnaev bersaudara yang telah menetap secara sah di AS selama beberapa tahun terakhir itu diyakini bertanggung jawab atas serangan maut pada Senin di garis finis lomba Maraton Boston yang terkenal itu.

Kepolisian Boston mengimbau 900.000 orang yang bermukim di kota itu untuk tidak keluar rumah setelah drama pengejaran terhadap Dzhokar digelar pasca-tertembaknya Tamerlan.

Polisi dengan senapan dilaporkan membanjiri jalanan Boston dan helikopter pencari meronda udara. Sirene meraung di seluruh kota, sementara regu bom menggeledah rumah demi rumah.

Sebelumnya pada Kamis Presiden AS Barack Obama telah berjanji kepada warga Boston pada Kamis bahwa pelaku pengeboman itu akan diadili ketika warga Boston mengadakan acara penghormatan bagi korban tewas, yaitu seorang bocah berusia 8 tahun, Martin Richard , mahasiswa pasca-sarjana Universitas Boston University Lu Lingzi dari China, serta seorang manajer restoran Krystle Campbell.

Lebih dari 100 penyintas yang luka telah meninggalkan rumah sakit Boston sementara kurang dari 10 dari mereka masih berada dalam kondisi gawat di rumah sakit.

Dokter yang menangani para korban itu menyatakan beberapa masih mengalami cedera yang mengerikan sementara beberapa masih perlu menjalani operasi.
Tertangkap
Sementara itu, laporan terbaru BBC menyebutkan, polisi berhasil menangkap tersangka kedua kasus bom maraton di Boston, Dzhokhar Tsarnaev, yang berusia 19 tahun, dalam kondisi terluka parah.

Dia ditemukan bersembunyi di sebuah perahu yang diparkir di halaman belakang rumah seorang penduduk di pinggiran kota Boston.

Polisi mengatakan mereka terlibat baku tembak dengan tersangka setelah mengepungnya di kawasan Watertown, di dekat Boston.

Dzhokhar melarikan diri dengan berjalan kaki pada Jumat, dalam kondisi terluka, setelah terlibat baku tembak dengan aparat polisi yang merenggut nyawa kakaknya, Tamerlan.

Dalam jumpa pers pada Jumat malam, Presiden AS Barack Obama berjanji untuk mencari jawaban tentang motif tersangka serta siapa yang berada di balik aksi mereka. [hidayatullah/Nur/www.bringislam.web.id]
Read more...

Manusia Terowongan Yang Hidup di Bawah Jalan-jalan Amerika

Tidak ada komentar

Tahukah anda bahwa ada ribuan kaum tunawisma yang hidup di bawah tanah di bawah jalan-jalan kota-kota besar di Amerika Serikat? Hal seperti ini terjadi di Las Vegas, terjadi di New York City dan bahkan terjadi di Kansas City.


Karena perekonomian runtuh, kemiskinan di Amerika Serikat benar-benar menjadi-jadi dan akibatnya mereka menjadi tunawisma. Selain ribuan “manusia terowongan ” yang hidup di bawah jalan-jalan Amerika, ada juga ribuan orang yang tinggal di tenda-tenda kota, ada puluhan ribu yang tinggal di kendaraan mereka dan ada lebih satu juta anak-anak yang sekolah di sekolah negeri yang tidak memiliki rumah untuk kembali di malam hari.

Pemerintah federal mengatakan bahwa resesi “sudah berakhir” dan bahwa “segalanya menjadi lebih baik”, namun kemiskinan dan tunawisma di negara ini terus meningkat tanpa akhir. Jadi seperti apakah dunia ketika ada hantaman krisis ekonomi berikutnya?

Namun, mungkin bagian paling menyedihkan dari hal ini adalah sejumlah besar anak-anak yang menderita malam demi malam. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, lebih dari satu juta anak-anak sekolah negeri di Amerika Serikat adalah kaum tunawisma.

Angka itu telah meningkat sebesar 57 % sejak tahun ajaran 2006-2007. Jadi, jika segala sesuatu benar-benar “menjadi lebih baik” lalu mengapa AS memiliki lebih dari satu juta anak sekolah negeri yang tidak punya rumah? Kaum kelas menengah terus menyusut dan kemiskinan terus tumbuh setiap tahun.

Menurut Biro Sensus AS, sekitar satu dari enam orang Amerika kini hidup dalam kemiskinan. Dan jika anda melihat kepada mereka yang dianggap “hampir miskin”, jumlahnya menjadi jauh lebih besar lagi.

Menurut Biro Sensus AS, lebih dari 146 juta orang Amerika adalah “miskin” atau “berpenghasilan rendah”. [htinfo/htipress/www.bringislam.web.id]
Read more...

AS, Israel dan Barat Kembangkan Robot Pembunuh Otonom untuk Perang Masa Depan

Tidak ada komentar
Perlombaan pembuatan senjata diam-diam berlangsung di seluruh dunia dengan pengembangan robot yang memiliki otonomi untuk memutuskan siapa yang akan hidup dan mati dalam perang masa depan.
Sepenuhnya robot senjata mesin bisa dikerahkan ke medan perang dalam beberapa decade kedepan, ditengah perdebatan moral, konsekuensi etika dan hukum , toh pembuatan  “robot pembunuh” akan memanas di seluruh dunia dalam waktu dekat.
Perencana militer membayangkan sebuah mesin artifisial yang cerdas yang bisa memenangkan perang di masa depan dengan memutuskan siapa musuh yang harus dihentikan, sambil mengurangi nyawa tentara manusia dari pertempuran dengan biaya yang jauh lebih murah.
Robot tidak pernah merasa takut mati, dan manusia hanya dituntut untuk bisa berpikir bagaimana memenangkan perjuangan, bahkan jika musuh menyerang, manusia hanya memberi perintah untuk melumatkan musuh.
“Pengembangan dan penyebaran sistem senjata otomatis dan otonom semakin tidak bisa dihindari, dan setiap upaya pelarangan secara global kemungkinan tidak akan efektif.
“Kemajuan dalam AI [kecerdasan buatan] akan memungkinkan sistem untuk membuat keputusan tempur dan bertindak dalam batasan hukum dan kebijakan tanpa harus memerlukan tenaga manusia,”  Angkatan Udara  USA memperkirakan pada tahun 2009 yang lalu.
Debat publik telah terjadi  tentang konsekuensi dari robot teknologi perang dengan kemampuan membuat “keputusan membunuh”. Mereka menentang gagasan penggelaran mesin tersebut pada bulan ini di Inggris di House of Commons, mereka menuntut perjanjian internasional yang melarang senjata tersebut.
Namun, beberapa perencana militer dan ilmuwan mengatakan perkembangan teknologi senjata tidak bisa dihindari.
Jadi yang disebut robot pembunuh, seperti pesawat drone dan sistem robot penjaga, sudah banyak digunakan. Senjata-senjata ini masih mengandalkan fikiran  manusia untuk memutuskan apakah atau tidak untuk menembak target.
Sedangkan robot senjata nantinya akan dibuat sepenuhnya otonom di masa depan, bagaimanapun, bisa berfungsi tanpa campur tangan manusia.
Israel telah kerahkan senjata otonom pertama , tanpa perintah manusia. Robot itu disebut Harpy,  diprogram untuk mengenali dan secara otomatis mendeteksi radar sinyal bom, laporan kolumnis New York Times Bill Keller.
Israel juga menawarkan “Iron Dome” sistem anti-rudal yang secara otomatis menjatuhkan ratusan rudal yang ditembakkan dari Gaza selama 2012 pada saat konflik Israel-Palestina November.
Mobil robot otonom telah berpatroli di perbatasan Israel selama bertahun-tahun, kata Hugo Guterman dari Ben-Gurion University of the Negev, yang membantu desain “Tomcar”. Menggunakan kamera, laser dan radar dan “memutuskan” apa yang harus dilakukan ketika kejutan serangan muncul, katanya.
Ditanya apakah kendaraan tersebut dilengkapi dengan senjata, “no comment” jawab Guterman .
Amerika Serikat, Inggris, Cina, Rusia, Jerman, dan Korea Selatan juga sibuk mengembangkan senjata robot otonom.
Aktivis senjata Anti- Robot otonom baru baru ini melakukan protes dengan tema “Hentikan Robot Pembunuh” , kampanye ini akan bertemu di London pada tanggal 23 April untuk menyerukan larangan internasional terhadap bentuk senjata tersebut.
“Robot pembunuh” tidak akan memiliki moral manusia yang bisa membatasi korban sipil selama perang, kata mereka, dan mesin tersebut tidak bisa dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan perang.
Dan bisa jadi bila robot tersebut dibiarkan otonom di masa depan, suatu saat para robot pun tersebut berbalik dapat melawan tuannya sendiri… (Dz/Alj)

Read more...

Tomas Young-Veteran Perang Irak yang putus asa dan putuskan mengakhiri hidupnya

Tidak ada komentar
Seorang veteran perang Irak putus asa dan putuskan mengakhiri hidupnya
Tomas Young
KANSAS - Seorang mantan tentara AS, veterang perang Irak, nampak putus asa dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.

Dalam sebuah wawancara dengan Democracy Now yang dipublikasikan pada Kamis (21/3/2013), Tomas Young (33) memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara menghentikan asupan makanan dan obat-obatan yang berbentuk cairan yang masuk melalui selang.

Young menderita luka fisik parah yang membuatnya lumpuh saat turut berperang di Irak.
Young kembali dari Irak dengan kondisi sangat membenci invasi ke Irak. Dia menjadi salah satu veteran AS yang berbalik menentang invasi AS ke negeri kaum Muslimin itu.

“Saya, di satu sisi, muak dan bosan menjadi sakit dan lelah,” kata Young.
“Dan di satu sisi, Saya tidak ingin melihat tubuh saya sia-sia.”

Tomas Young, mendaftar menjadi anggota militer AS pasca tragedi 9/11 pada 2001, ia berniat turut membalas dendam atas serangan itu. Berharap ia akan dikirim ke Afghanistan, tetapi pemerintahan George Bush mengirimnya ke Irak.

Pada hari ke lima pengerahannya di Irak, pada 4 April 2004, unit Young ditembaki di Kota Sadr (Madinah aṣ-Ṣadr), Baghdad. Young terluka dan menjadi lumpuh, sejak saat itu ia tidak pernah bisa berjalan lagi.

Tiga bulan kemudian ia keluar dari perawatan medis dan kembali ke rumahnya menjadi seorang anggota aktif veteran perang Irak yang menentang invasi AS itu sebelum akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan menghentikan pengobatan medisnya. (siraaj/www.bringislam.web.id)
Read more...

Teroris Obama Resmi Pangkas Anggaran Negara Meski Penuh Resiko

Tidak ada komentar

new obama
UPAYA untuk menyelamatkan perekonomian AS terus dilakukan. Belum lama ini, Presiden AS Barack Obama telah menandatangani serangkaian pemangkasan anggaran yang diperingatkannya bisa merusak ekonomi AS.
Setelah ditandatangani pada hari Jum’at (1/3), maka pemangkasan sebesar 85 miliar USD dari anggaran federal AS tahun ini resmi dimulai.
Sebelumnya pembicaraan terakhir di Gedung Putih untuk mencegah pengurangan anggaran sebelum tenggat waktu, berakhir tanpa ada kesepakatan. Obama dan pemimpin kongres Republik masih gagal menemui kesepakatan mencari cara untuk menghindari pemangkasan ini.
Sampai mendekati tenggat waktu Jum’at kemarin, kedua belah pihak saling berselisih terkait desakan presiden untuk meningkatkan pajak sebagai bagian dari rencana untuk mengatasi utang negara sebesar 16,6 triliun USD.
IMF sebelumnya memperingatkan bahwa pemangkasan ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi global.
Kantor berita BBC melaporkan bahwa pemangkasan ini didesain untuk memaksa politisi agar setuju melakukan cara yang lebih baik untuk menyeimbangkan anggaran.
Bagaimanapun, Presiden Obama menyalahkan Republik atas kebuntuan usai pertemuan di Gedung Putih bubar.
“Mereka mengijinkan pemangkasan ini berlangsung karena mereka menolak untuk mengalah terkait penutupan celah boros melalui satu-satunya cara untuk membantu mengurangi defisit,” kata Obama.
Dia memperingatkan bahwa pemangkasan ini – jika sepenuhnya dilaksanakan – akan melambatkan perekonomian AS, setengah hingga 1% dan mengurangi 750 ribu lapangan pekerjaan. [sm/islampos/bbc/www.bringislam.web.id]
Read more...

Manning: Rakyat AS Harus Tahu Ongkos Perang Sebenarnya

Tidak ada komentar
gal408138353.jpg (500×373)Prajurit Amerika Serikat Bradley Manning mengaku menjadi sumber dari informasi-infomasi rahasia yang dimuat oleh situs WikiLeaks, lapor Euronews Jumat (1/3/2013).
Di hadapan pengadilan militer, Manning yang hanya berpangkat prajurit satu itu mengaku bersalah atas 10 dari 22 dakwaan yang dituduhkan jaksa atas dirinya.
Pemuda berusia 25 tahun itu mengaku membocorkan dokumen rahasia milik pemerintah, sebab rakyat Amerika harus mengetahui “ongkos sebenarnya” dari perang yang dilakoni negaranya di luar negeri.
Manning ditangkap aparat berwenang pada bulan Mei 2010, karena mengirimkan WikiLeaks ratusan ribu laporan intelijen, kabel diplomatik dan juga video-video pertempuran di lapangan yang dilakukan oleh tentara AS, termasuk rekaman dari helikopter Apache yang menembaki warga sipil dan dua reporter Rueters di Iraq.
Jika Manning mengakui dakwaan-dakwaan jaksa, dia terancam hukuman maksimum penjara 20 tahun, yang akan dikurangi sebab kekerasan yang diterimanya selama ditahan di pangkalan angkatan laut Quantico, Virginia, selama 1.000 hari. Manning dikurung dalam sel isolasi selama 23 jam sehari.
Manning mengaku tidak bersalah atas 12 dakwaan jaksa, termasuk di antaranya membantu musuh negara, yang bisa mengantarkannya pada hukuman seumur hidup.
Pengadilan Manning akan dimulai pada bulan Juni mendatang.(tan Saliman)

Read more...

Amerika Kandangkan F-35 ,Sebagai Produk Gagal

Tidak ada komentar
Pesawat F35Departemen pertahanan Amerika Serikat alias Pentagon mengandangkan jet-jet tempur F-35 miliknya setelah ditemukan keretakan pada mesin di salah satu pesawat.
Masalah mesin itu ditemukan saat Pentagon melakukan pemeriksaan rutin di Edwards Air Force Base di California, atas sebuah pesawat F-35A yang merupakan pesawat andalan terbaru angkatan udara AS.
Angkatan laut dan Korps Marinir membeli versi lain dari F-35, yang dimaksudkan untuk mengganti pesawat tempur jenis lama seperti F-16 dan F/A-18.
Semua versi F-35 berjumlah total 51 pesawat, hari Jumat dikandangkan sambil menunggu hasil evaluasi atas masalah yang ditemukan di Edwards. Tidak ada satupun dari puluhan pesawat itu yang pernah dipakai dalam tugas pertempuran, dan seluruhnya akan menjalani pemeriksaan.
Dalam pernyataannya hari Jumat, Pentagon mengatakan belum bisa menjelaskan secara rinci tentang masalah tersebut.
Kelompok pemantau Winslow Wheeler menduga pengkandangan jet tempur F-35 itu dilakukan karena pemerintah tidak sanggup membayar biaya operasional dan perawatnnya. Selain mahal, pesawat tempur tersebut performanya sangat pengecewakan.
F-35 bisa disebut sebagai program pengadaan senjata Pentagon yang paling mahal biayanya, dengan perkiraan menelan dana total US$400 milyar.Demikian dilansir The Guardian Sabtu (23/2/2013).*
Read more...

Afghanistan Ingin Semua Pasukan Khusus Teroris Amerika Diusir

Tidak ada komentar
Amerika melakukan Kedzaliman Di AfganistanPemerintahan Afghanistan memerintahkan ditariknya semua pasukan khusus Amerika dari provinsi Wardak di bagian timur, untuk menanggapi tuduhan-tuduhan bahwa pasukan Amerika itu atau sekutu Afghanistannya telah melakukan pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia atas warga sipil. Pernyataan ini disampaikan Presiden Hamid Karzai hari Ahad (24/02/2013).
Karzai mengatakan, penyelidikan yang dilakukan pemerintah mendapati adanya orang-orang bersenjata yang dicurigai punya hubungan dengan pasukan khusus Amerika terlibat dalam “mengganggu, membuat marah, menyiksa dan bahkan membunuh warga sipil.
Kementerian Pertahanan Afghanistan mengabarkan akan mengambil tindakan untuk menjamin semua pasukan khusus Amerika ditarik dari propinsi itu dalam waktu dua minggu.
Ini adalah pertama kalinya presiden Afghanistan mengeluarkan perintah pengusiran pasukan Amerika, yang membantu Afghanistan melawan pejuang Taliban yang telah berlangsung 10 tahun.
Menurut juru bicara pasukan Amerika di Afghanistan, ia telah membaca laporan-laporan tentang perintah yang dikeluarkan presiden Karzai itu.  Letkol Les Carroll dikutip Voice of America (Voa) mengatakan militer Amerika akan mempelajari semua tuduhan pelecehan dengan serius, dan akan berusaha mencari semua fakta.[Gm/www.bringislam.web.id]
Read more...

Oklahoma Akan Larang Hakim Gunakan Syariat Islam Dalam Putusan Pengadilan

Tidak ada komentar

Anggota parlemen Oklahoma saat ini sedang mempertimbangkan untuk melarang hakim di negara bagian mengambil setiap keputusan mendasarkan pada hukum asing, termasuk hukum Syariah Islam.

Sebuah panel Senat pada hari Selasa lalu sangat menyetujui RUU tersebut, yang memiliki dukungan luas di Legislatif.

RUU secara khusus akan membatalkan dan tidak dapat melaksanakan setiap keputusan pengadilan, arbitrase atau lembaga administrasi yang tidak memberikan jaminan kepada pihak-pihak tertentu tanpa keputusan itu berdasarkan kebebasan-kebebasan fundamental yang sama, hak-hak istimewa yang sama yang diberikan di bawah konstitusi Amerika Serikat dan Oklahoma.”

“Ini adalah cara untuk melindungi warga Amerika, di mana seseorang bisa saja mencoba menggunakan segala jenis hukum asing atau hukum agama untuk mempengaruhi hasil sidang,” kata Senator Ralph Shortey, yang mensponsori RUU. Shortey menggambarkan RUU tersebut sebagai “Hukum Pengadilan Amerika untuk Amerika.”(fq/islampos/ap/www.bringislam.web.id)
Read more...

Category

Popular Posts

facebook