Comments

Tampilkan postingan dengan label Suriah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suriah. Tampilkan semua postingan

Pengakuan Tentara Amerika, Kami Sudah Teramat Capek untuk Berperang ke Suriah

Tidak ada komentar
Pengakuan Tentara Amerika, Kami Sudah Teramat Capek untuk Berperang ke Suriah
Demikian kurang lebih yang dikatakan oleh seorang tentara Amerika berpangkat Sersan Satu, sebagaimana isi email yang diterima oleh wartawan Business Insider, Paul Szoldra hari Minggu (1/9/2013).

“Kami ingin beristirahat, jadi aku lebih memilih untuk menolak pilihan bagi kita untuk berperang di Suriah. Kami sudah lelah memakai sepatu bot,” tambahnya.
Sang prajurit yang disembunyikan namanya itu juga mengkritik kebijakan pemerintah Amerika, yang sok berlagak menjadi polisi dunia. Apa yang mereka lakukan di Afghanistan dan Iraq saja jauh dari selesai dengan sukses.
“Apakah Amerika harus selalu tampil di depan? Menurutku tak perlulah kita jadi polisi dunia. Kita saja bahkan belum selesai di Afghanistan, lantas bagaimana mungkin sekarang kita memutuskan berperang lagi di tempat lain?” cibir sang prajurit.
Sementara itu, seorang mantan Kopral bernama Jack Mandaville, veteran Korps Infanteri Marinir yang pernah terjun 3 kali ke medan pertempuran Iraq juga mengeluhkan hal yang kurang lebih sama. Ia mengkritik sikap para politikus dan pengambil kebijakan di pemerintah yang begitu cepat mendeklarasikan perang pada negara lain, tapi setelah itu mereka lupakan nasib para veteran dan korban perang, terutama banyaknya tentara Amerika yang terbunuh.
“Kami menyaksikan bagaimana politisi dan negara kami selalu bernafsu untuk bersegera mengirimkan kami ke medan perang, tapi setelah itu dengan cepat juga mereka lupakan kami hingga selama hampir satu dekade. Aku benar-benar muak dengan semua kebijakan luar negeri di negara ini...!” geramnya.
Benarlah apa yang pernah dikatakan oleh Syaikh Usamah bin Ladin –rahimahullah-, “Jika kalian rakyat Amerika tahu bagaimana derita kami umat Islam akibat ketidakadilan yang dilakukan orang-orang Yahudi pada kami, sementara pemerintahan kalian terlibat di dalam perbuatan kedzoliman itu, maka kalian akan tahu bahwasanya kita berdua (umat Islam dan rakyat Amerika) adalah sama-sama korban dari kebijakan-kebijakan Gedung Putih.” [arkan/ dbs]
Read more...

Camp Zaatari‬ di Yordania, tempat di mana ribuan rakyat ‪ Suriah‬ sekarang Mengungsi

Tidak ada komentar
Ini bukan Sudan atau daerah gurun di Afrika.

Ini adalah kamp pengungsi #Zaatari di Yordania, tempat di mana ribuan rakyat #Suriah sekarang mengungsi.

Gambar ini adalah pengingat dari skala krisis pengungsi Suriah. Menurut AFP, Zaatari sekarang menjadi rumah bagi 160.000 warga Suriah, jumlah sama dengan penduduk kota terbesar kelima di Yordania.

Rata-rata 6.000 warga Suriah perhari telah melarikan diri dari negara yang dilanda perang sejak awal tahun 2013, PBB mencatat sebagai salah satu krisis kemanusiaan terburuk dalam sejarah.

Lebih dari 1,8 juta warga Suriah telah resmi terdaftar sebagai pengungsi sejak awal konflik Maret 2011, berlindung di negara tetangga Yordania, Irak, Turki dan Lebanon. [www.bringislam.web.id]
Read more...

Ya Allah, Jelang Ramadhan Tahun Ini Rezim Syiah Suriah dan Sekutunya Gempur Masjid Shahabat Nabi, Khalid bin Walid di Homs

Tidak ada komentar
Masjid Khalid bin Walid
Suriah terkini, Apakah anda tahu bahwa makam Khalid bin Walid, pemimpin militer Muslim besar yang dijuluki oleh Nabi Muhammad Saw sebagai Syaifullah, pedang Allah, terletak di salah satu lingkungan Homs terkepung? Tahukah anda bahwa Khalidiyah, dinamai Khalid bin Walid, telah dikepung pasukan Assad selama lebih dari satu tahun? Tahukah anda bahwa hari-hari ini makam Khalid tersebut telah dibombardir dan dihancurkan?

Apakah anda tahu dengan kata-kata terakhir Khalid bin Walid: "Aku telah bertempur dalam banyak pertempuran untuk mencari kesyahidan bahwa tidak ada tempat di dalam tubuhku meninggalkan bekas luka atau luka yang dibuat oleh tombang atau pedang. Namun, di sinilah aku mati di tempat tidur seperti unta tua. Semoga mata para pengecut tidak pernah beristirahat".

Di tengah-tengah bungkamnya media, menjelang Ramadhan tahun ini kaum Muslim di bumi Syam masih mendera penderitaan di bawah rezim Assad yang kian sekarat. Bukan hanya menghancurkan rumah-rumah dan bangunan, masjid pun menjadi target penghancuran. Menjelang bulan yang diberkahi ini, masjid sahabat Nabi Saw, Khalid bin Walid di Homs, Suriah, menjadi sasaran gempuran rudal pasukan rezim syiah Assad.

Beberapa rudal jatuh di sekitar Masjid menghasilkan ledakan besar. Kepulan asap tampak menyelimuti kubah masjid yang indah tersebut. Sejak berhari-hari, Homs terkepung. Rezim syiah Assad yang dibantuk pasukan Hizbullat Lebanon menggempur rudal-rudal mereka menghancukan bangunan-bangunan, termasuk Masjid, rumah Allah.

Menurut Revolusi Pemuda Pembebasa Suriah jumlah syuhada revolusi Suriah pada hari Ahad mencapai 64 orang termasuk diantara mereka adalah tujuh anak-anak. Masjid Khalid bin Walid pun tidak luput dari gempuran. Hari Senin, 8/7/2013, rudal-rudal rezim menggempur kota Homs, kota pusat revolusi Syam. Beberapa rudal menggempur bagian masjid bersejarah tersebut.

Gempuran rudal menimpa lingkungan Masjid perwira militer besar umat Islam tersbeut bukan hanya kali ini saja. Akhir Maret 2013 lalu, seorang aktivis Homs memperlihatkan lobang besar di dekat masjid akibat gempuran roket yang diluncurkan pasukan rezim Assad. Disebutkan dalam sebuah laporan, Rezim Assad telah menghancurkan lebih dari 750 masjid dalam dua tahun terakhir.

Masjid Khalid bin Walid merupakan Masjid bersejarah. Di masjid ini pula, para pemuda Homs berdiri meninggikan panji-panji Rasulullah Saw dalam aksi Jumat Satu Umat, Satu Bendera, Satu Peperangan, 01/03/2013. Mereka menyerukan seluruh kaum Muslim untuk bersatu membebaskan bumi Syam dengan menegakkan Khilafah.

Di bulan suci Ramadhan mulia ini, gempuran rezim syiah Assad yang dibantu dengan rezim Iran dan Hizbullat Iran terus menerus menggempur Homs. Serangan berkelanjutan rezim selama lebih dari 10 hari terakhir telah menyisakan 60 sampai 70 persen daerah yang terkepung, hancur atau tidak layak huni.

Sementara Assad beserta kaum elitnya berupaya menipu umat dan menyembunyikan fakta serta berbohong. Kaum Muslim yang mengetahui realitas Suriah akan menyadari sepenuhnya bahwa para tentara mujahidin tidak memiliki pilihan kecuali berdiri terus membela rakyat dan tanah mereka.

Assad beserta kroni-kroninya memanipulasi fakta bahwa di bulan penuh berkah Ramadhan ini "untuk keuntungan mereka" dan menawarkan sebuah gencatan senjata palsu, tidak akan pernah menipu orang-orang beriman. Mereka terus menerus merusak reputasi saudara-saudara kita, tetapi Allah Swt akan membawa kebenaran ke permukaan.

Demikianlah, kaum Muslim di bumi Syam tidak pernah surut untuk terus berdiri mengatakan, "kami tidak memiliki siapa pun selain Engkau, ya Allah". Bagaimana bisa kita mendiamkan nasib saudara kita sendiri dalam kesendirian? sudah saatnya umat terbuka mata dan pikiran mereka untuk bersegera bangkit mengembalikan kemuliaan Islam dan umat ini.

Kini saatnya, umat bahu membahu di seluruh penjuru dunia untuk bersama-sama mengibarkan panji-panji Rasulullah serta mewujudkan persatuan di bawah naungan Khilafah Islamiyyah, kepemimpinan umat yang akan menerapkan syariah ke seluruh umat serta mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru alam. Insya Allah, semakin dekat.

Dari Salamah bin Nufail ra. bahwa Rasulullah Saw bersabda:
عقر دار المؤمنين بالشام
Pusat negara kaum Mukmin adalah di Syam.” (HR. ath-Thabrani).
حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ سُلَيْمَانَ، عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُرَشِيِّ، عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ، أَنَّ سَلَمَةَ بْنَ نُفَيْلٍ أَخْبَرَهُمْ، أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ فَقَالَ: إِنِّي أَسَمْتُ الْخَيْلَ، وَأَلْقَيْتُ السِّلَاحَ، وَوَضَعَتْ الْحَرْبُ أَوْزَارَهَا، قُلْتُ: لَا قِتَالَ، فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ: "الْآنَ جَاءَ الْقِتَالُ، لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى النَّاسِ، يُزِيغُ اللَّهُ قُلُوبَ أَقْوَامٍ، فَيُقَاتِلُونَهُمْ، وَيَرْزُقُهُمْ اللَّهُ مِنْهُمْ، حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ عَلَى ذَلِكَ، أَلَا إِنَّ عُقْرَ دَارِ الْمُؤْمِنِينَ الشَّامُ، وَالْخَيْلُ مَعْقُودٌ فِي نَوَاصِيهَا الْخَيْرُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
 ".
Telah berbicara kepada kami al-Hakam bin Nafi’: telah berbicara kepada kami Ismail bin Ayyas, dari Ibrahim bin Sulaiman, dari al-Walid bin Abdurrahman al-Jurasyi, dari Jubair bin Nufair bahwa Salamah bin Nufail menceritakan dirinya yang datang menemui Nabi Saw dan berkata: “Aku bosan merawat kuda perang, aku meletakkan senjataku dan perang telah ditinggalkan para pengusungnya. Jadi, tak ada lagi perang.” Nabi Saw bersabda: “Sekarang telah tiba saat berperang. Ingat, akan selalu ada satu kelompok di tengah umatku yang unggul melawan musuh-musuhnya, Allah sesatkan hati-hati banyak kalangan untuk kemudian kelompok tersebut memerangi mereka, dan Allah akan memberi rizki dari mereka (berupa ghanimah) hingga datang keputusan Allah (Kiamat) dan mereka akan selalu demikian adanya. Ketahuilah, pusat negara Islam adalah Syam. Kuda perang terpasang tali kekang di kepalanya (siap perang), dan itu membawa kebaikan hingga datangnya Kiamat.” (HR. Imam Ahmad) [m/z/ar/tahrir.syria2011/syabab/www.bringislam.web.id]

Read more...

Pembantaian Baru, 12 Warga Suriah Syahid di Bawah Penyiksaan Dalam Tahanan

Tidak ada komentar
Milisi rezim Assad terus melakukan pembantaian mengerikan hingga merenggut nyawa 42 syahid, di bawah penyiksaan di penjara dan di pusat penahanan. Pada hari Ahad (9/6) keluarga mereka telah diberitahu untuk menerima jenazahnya.

Media Center Suriah mengatakan bahwa pasukan rezim Suriah telah membantai 42 orang, di antara warga lingkungan ibukota Suriah, Damaskus, dengan melakukan penyiksaan di penjara dan pusat penahanan.
korban di suriahDi bagian lain, Komite Koordinasi Lokal Suriah mengatakan bahwa jumlah mereka yang syahid di Suriah hari ini hingga laporan ini dibuat bertambah menjadi 76 syahid. Mereka syahid oleh tembakan rezim Assad. Komite Koordinasi mencatat bahwa 20 syahid di bawah penyiksaan, 10 anak-anak, dan enam perempuan.

Dalam konteks terkait, Otoritas Umum Revolusi Suriah menjelaskan bahwa empat tentara batalyon revolusi telah syahid pada Ahad malam, setelah mereka menjadi sasaran milisi Assad dan “Hizbullah”, ketika mereka mencoba untuk mengevakuasi warga sipil yang terluka dari pedesaan al-Qashir di Homs.

Dalam hal ini, pasukan rezim Asad terus melakukan pengeboman secara kejam dan keji atas kota ar-Raqqa melalui pesawat tempur hingga mengakibatkan sedikitnya tujuh orang syahid, yang kebanyakan anak-anak, di sekitar Masjid Umar bin Khattab, dan tiga lainnya syahid oleh penembakan di jalan Saif ad-Daulah di kota (islammemo.cc, 10/6/2013).
Read more...

Inilah Pangkalan Militer Idlib yang Berhasil Direbut Mujahidin

Tidak ada komentar
taztanaf Perjalanan jurnalistik Tim Media FIPS (Forum Indonesia Peduli Syam) ke kawasan perang Suriah, Kamis (6/6/2013), selain ke pengungsi Idlib di Adma, dekat perbatasan Suriah-Turki, juga melongok Pangkalan Udara Taztanaf yang telah dibebaskan Mujahidin dari rezim laknat Basyar Asad beberapa bulan lalu.

Di sekitar kawasan pangkalan militer ini sejumlah rumah dan bangunan hancur dihantam roket dan mortir militer Asad. Tetapi, alhamdulillah, perlawanan Mujahidin berhasil mengusir tentara rezim dan menguasai kawasan ini.
 
Hanya sekitar 300 Mujahidin yang melakukan perlawanan dalam pertempuran sengit ini, dimana persenjataan militer Asad jauh lebih canggih. Namun, dengan pertolongan Allah, serangan udara dan darat pasukan Asad itu tak mampu mempertahankan pangkalan militer Idlib.
 
Mujahidin merebut pangkalan udara tersebut, termasuk 25 lebih helikopter tempur di dalamnya. Ada 20 lebih Mujahidin yang gugur (syahid, insya Allah) dalam pertempuran dahsyat ini.
 
Demikian penjelasan dari salah seorang Mujahidin yang menjaga kawasan ini, Kamis (6/6/2013) kepada Tim Media FIPS. (Fips)
 
Read more...

Ismail Yusanto: ‘Anggota Hizbut Tahrir Terlibat Jihad Di Suriah Secara Personal’

Tidak ada komentar
Muktamar-Khilafah-Jakarta-Ust-Ismail-Yusanto.jpg (534×800)MESKI tidak secara kelembagaan terlibat langsung dalam jihad melawan rezim kafir Bashar Al-Assad di Suriah, namun Hizbut Tahrir mengakui secar personal banyak anggota Hizbut Tahrir ikut berjihad di Suriah. Hal itu diakui oleh juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto.

Secara personal anggota Hizbut Tahrir terlibat dalam jihad di Suriah, karena dalam kondisi seperti di Suriah secara fardhu ain jihad menjadi wajib bagi seseorang ketika diserang,” ujar Ismail sewaktu menggelar acara konferensi pers pada saat berlangsungnya Muktamar Khilafah di stadion Gelora Bung Karno, Ahad kemarin (2/6/2013).

Bagi Ismail, ikut berjihad secara personal di Suriah tidak ada lagi kaitannya dengan kelompok, sebagaimana shalat fardhu. “Kita bisa berjamaah dengan imam siapapun ketika dalam shalat,” papar beliau sewaktu menjelaskan keterlibatan secara personal anggota Hizbut Tahrir dalam jihad Suriah.

Dirinya juga menambahkan bahwa secara kelembagaan, Hzibut Tahrir juga pernah mengikuti sumpah setia dengan banyak kelompok mujahidin yang ada di Suriah termasuk mujahidin Jabhah Al-Nusrah, untuk memastikan bahwa jihad di Suriah dalam upaya untuk menegakkan syariat Islam di bawah naungan khilafah Islamiyah.(fq/islampos/www.bringislam.web.id]
Read more...

"Kalimat Takbir Membuat Gentar Tentara Asad”

Tidak ada komentar
Tentara Mujahiddin Suriah
Perang di Suriah kian sengit. Mujahidin tanpa persenjataan lengkap dan canggih, alhamdulillah, dengan bantuan Allah, mampu membuat gentar pasukan musuh.


Demikian dikatakan salah seorang tentara pembelot Basyar Asad yang tergabung dalam salah satu Katibah di Suriah saat melakukan dialog dengan Tim Media FIPS (Forum Indonesia Peduli Syam), Jumat (7/6/2013) malam.

“Tentara Asad itu berperang dengan persenjataan canggih dan lengkap dari Rusia. Kami tak punya itu. Tapi Kalimat Takbir Allahu Akbar itu luar biasa, membuat gentar tentara Asad,” ungkapnya.

Katibah yang 80 persen anggotanya merupakan tentara pembelot Basyar Asad ini mengungkapkan kekufuran dan kebiadaban rezim, di antaranya melarang shalat dan puasa. Jika ketahuan ada yang shalat atau puasa, termasuk pada bulan Ramadhan, maka pelakunya bakal disiksa bahkan dibunuh.

Fitnah pun disebar rezim Asad, di antaranya dikatakan bahwa ara tentara yang membelot itu   mendapat bantuan dari Barat dan negara-negara Arab.

“Kami tidak menunggu bantuan dari barat, kami juga tak menanti bantuan dari Arab…Berita fitnah yang menyebut kami dapat bantuan dari Barat dan negara-negara Arab, itu tidak benar. Kami beriman kepada Allah. Allahlah yang menolong kami,” ujar salah seorang tentara yang telah bertaubat itu.

Ia menambahkan, persenjataan canggih yang mestinya mampu membunuh 1000-an Mujahidin dalam waktu singkat, tapi justru tak ada apa-apanya. Bahkan tentara Asad kini kian menyusut, lantaran banyaknya mereka yang tewas atas kehendak Allah lewat tangan-tangan Mujahidin. Allahu Akbar! (Tim Media FIPS) [eramuslim/www.bringislam.web]
Read more...

Update Suriah, Mujahidin kini bersiap di perbatasan "Israel "

Tidak ada komentar
Angkatan Pertahanan “Israel” atau IDF (Israel Defence Forces) memverifikasi laporan pada Kamis (6/6/2013) pagi bahwa pasukan Mujahidin Suriah telah menaklukkan bagian kota Golan, Quneitra, dan menempatkan mujahidin secara langsung di perbatasan “Israel”.


Pejabat IDF mengakui bahwa pengambilalihan wilayah tersebut oleh pasukan Mujahidin merupakan “perkembangan yang signifikan”, lansir INN.

Selama pertempuran antara Mujahidin dan pasukan tentara boneka Suriah, sebuah mortir jatuh di sebuah pangkalan pengamat PBB di wilayah itu. Seorang pegawai PBB terluka. Para pejabat IDF telah menyarankan pekerja pertanian “Israel” di daerah perbatasan untuk menjauh dari perbatasan.

Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai kelompok Mujahidin Suriah di mana salah satu yang paling dominan adalah Jabhah an-Nushrah, telah berjuang untuk mengambil alih sebanyak mungkin wilayah Suriah dan menempatkannya di bawah hukum Syariah Islam.
Golan
Beberapa minggu yang lalu, Jabhah an-Nushrah mengambil posisi dekat dengan perbatasan Suriah dengan “Israel”. Dalam sebuah video yang dirilis di Youtube, pasukan Mujahidin terlihat melakukan latihan di wilayah Dar’a Suriah selatan, tepat di sebelah Golan.

Dalam latihan itu, mujahidin benar-benar mengambil alih sebuah bangunan, menggunakan senjata dan bom. Mereka juga terlihat bersemangat berjuang di jalan Allah dan bersumpah membalas kelompok Alawiah dan Syiah di Suriah.

Menurut para ahli militer “Israel”, video tersebut membuktikan kekuatan tempur yang terlatih dan termotivasi. Ahli militer “Israel” juga menilai bahwa Jabhah an-Nushrah jelas lebih dibekali dan terlatih dengan baik daripada kelompok Mujahidin lainnya, serta telah memasukkan sejumlah besar kaum Sunni dan para pembelot dari tentara boneka Suriah.

Sementara itu, Jabhah an-Nushrah sendiri menegaskan bahwa membebaskan Suriah adalah urutan pertama perjuangan mereka. Setelah itu Jabhah an-Nushrah akan membuat Zionis mengakhiri penjajahan mereka, pertama-tama dari Golan, dan kemudian di seluruh Palestina. [arrahmah/www.bringislam.web.id]
Read more...

Mimpi Assad : Tentara Suriah Menyerang Negara Teluk

Tidak ada komentar
tentara suriah vs teluk

Presiden Suriah Bashar Assad pada Kamis sore kemarin melansir sebuah gambar pada akun Facebooknya, sebuah gambar dengan tentara yang sedang terlihat menginvasi kota di negara Teluk.

 

Terlihat dalam gambar yang dinukil dari Arabiya net dari akun Presiden Suriah Bashar Assad yang ternyata memiliki lebih dari 149.000 “pengagum”, terdapat tentara bersenjata lengkap disertai dengan tank dan helikopter serta pesawat tempur yang lainnya, terlihat pula para layang di kota yang penuh dengan gedung-gedung pencakar langit, gambar tersebut seperti mengambil latar kota Dubai, Abu Dhabi, Riyadh, Jeddah dan Doha. Sebuah judul provokatif juga terlihat dalam gambar itu bertajuk “tentara Suriah menantang….. datang” (“الجيش السوري قد التحدي.. قادمون”).

Gambar tersebut memang tidak menjelaskan negara teluk tertentu, tetapi bangunan modern yang tampak dalam gambar tersebut tidak akan dapat ditemukan kecuali di kota-kota negara Teluk.

Gambar itu mencerminkan sebuah mimpi Presiden Bashar Assad dalam keadaan sadarnya, setelah ia merasa mampu mengendalikan negara itu.  Hal tersebut setelah adanya berita bahwa beberapa daerah yang dikuasai pasukan oposisi mulai direbut oleh tentara Assad. Namun perjalanan panjang revolusi di negara itu belum juga usai. (hr/arabiya/www.bringislam.web.id]

Read more...

99 Persen Rakyat Suriah termasuk Non Muslim Mendukung Khilafah

Tidak ada komentar

Juru Bicara Hizbut Tahrir Suriah Hisham Albaba menyatakan hampir seluruh rakyat Suriah mendukung Khilafah. “Meski media-media yang anda baca, dengar dan tahu bahwa pejuang Suriah itu jumlahnya sedikit dan lain-lain, tapi faktanya adalah yang menginginkan khilafah tegak adalah 99% dari jumlah penduduk Suriah, bahkan termasuk di dalamnya non Muslim,” ungkapnya, Senin (3/6) di Masjid Raya Bogor, Jawa Barat.


Di hadapan tak kurang dari seribu jamaah, Hisham juga menyebutkan bahwa diktator Bashar Al Assad merupakan benteng terakhir negara kapitalis dan sekuler di Timur Tengah. Maka, jika sampai dia jatuh, tegaklah Daulah Khilafah Islamiyah di Suriah.

Hisham juga menjelaskan bagaimana dominasi Bashar yang masih kuat. Hal ini dikarenakan Bashar didukung oleh sebagian besar negara kafir penjajah. Di belakang Bashar ada Rusia yang terus menerus mengirimkan senjata dan kapal-kapal perangnya untuk tentara Bashar.

Di sisi lain, Cina juga membantu Bashar dengan teknologi-teknologinya. Sedangkan, Iran juga membantu Bashar dengan intelijen-intelijen dan pasukan perangnya yang datang ribu demi ribu. “Berita terbaru, sekarang Iran sudah menyiapkan 50.000 pasukannya untuk berangkat ke Suriah untuk memerangi kami. Belum lagi ditambah bantuan Israel kepada Bashar. Tapi, meski demikian, dengan pertolongan Allah, sungguh Bashar sekarang hanya menguasai 30% saja dari wilayahnya! Tidak lebih!” jelasnya. [mediaumat/www.bringislam.web.id
Read more...

Syeikh Hisam Baba (Jubir HT Suriah): Keajaiban di Suriah

Tidak ada komentar
993007_581271718559840_1806700586_n.jpg (960×720)Syeikh Hisam Baba (Jubir HT Suriah) menceritakan bahwa ada sebuah daerah di Suriah yang dahulu tanahnya kering, tandus, dan gersang namun ketika 2 tahun terakhir ini, semenjak terjadi gejolak revolusi suci maka daerah tersebut menjadi subur. Hujan turun tiada henti. Tanahnya menghasilkan tumbuhan dan buah yang melimpah ruah. Terutama hasil ladang gandum yang bisa menghidupi rakyat Suriah sebagai Bahan pokok makanan. Tidak hanya cukup untuk menghidupi satu negara, hasilnya pun dapat di ekspor ke negara lain. Sehingga kaum Muslimin tak usah takut akan embargo dari negara-negara lain. Yakinlah dengan firman Allah "Intanshurullah yansurkum".

InsyaAllah, Allah akan selalu bersama para pejuang Islam yang ingin Syariah-Nya tegak di muka bumi dalam bingkai Daulah Khilafah Rasyidah 'ala Minhajinnubuwwah.

[Ageng /GM/www.bringislam.web.id]
Read more...

HT Suriah: “Bashar Sudah Mendekati Kehancuran”

Tidak ada komentar

Hisham Al BabaHTI Press. Jakarta- Ketua Kantor Media Hizbut Tahrir Suriah Hisham Al Baba menyatakan bahwa rezim Bashar Al Assad tak lama lagi akan jatuh. “Fakta yang terjadi di Suriah, rezim Bashar Al Assad hampir jatuh, sudah mendekati kehancuran,” ungkapnya dalam diskusi makan malam usai Muktamar Khilafah, Ahad (2/6) di Hotel Sahid, Jakarta.
Di hadapan sekitar 500 tokoh  yang siangnya mengikuti muktamar, Hisham menyatakan kekuasaan Assad sudah kurang dari 30 persen, yakni tinggal di Damaskus, Homs dan Qusyairiah. “Itu bukti mereka lemah,” ungkapnya.
Ia pun menyatakan, sesungguhnya mayoritas rakyat Suriah mendukung revolusi. Bahkan ke
kelompok-kelompok minoritas pun ingin Bashar turun. Negara-negara besar dunia tetap mempertahankan Bashar karena khawatir Khilafah tegak.
“Namun dengan bantuan seluruh kaum Muslimin,  Assad akan tumbang, dukungan kaum muslimin dunia perlu untuk membantu kaum Muslimin di Suriah,” pungkasnya. (Mediaumat.com, 3/6)
Read more...

Revolusi Suriah: Perubahan Besar Menuju Khilafah

Tidak ada komentar
liwa
Siapa yang menyangka bahwa revolusi  yang terjadi di Tunisia 2011 lalu telah menginspirasi negara-negara tetangga untuk melakukan hal yang serupa. Rakyat Tunisia yang di pimpin oleh Ben Ali selama 23 tahun pun telah terbangun dari tidur panjangnya dan menampakkan taringnya terhadap penguasa yang dzalim dan diktator tersebut. Kemudian revolusi ini merembet ke Mesir, Libya hingga Suriah.
Revolusi tersebut memberikan satu pelajaran yang sangat penting bagi kita semua, bahwa saat ini masyarakat timur tengah yang notabenenya adalah kaum muslim telah mengalami perubahan pola pikir yang sangat luar biasa, dimana masyarakat muslim telah terbangun dari tidur panjangnya dan telah menampakkan keberaniannya pada penguasa yang dzalim. Revolusi ini telah menjadi ketakutan besar kaum kafir akan bangkitnya kaum muslimin layaknya  seperti masa lampau, maka tidak heran berbagai intervensi dilakukan oleh kaum Barat. Walhasil Gejolak revolusi di Tunisia, Mesir, dan Lybia telah bisa dipadamkan. Namun ada satu negara yang masih bertahan hingga saat ini yaitu Suriah. Disinilah yang membedakan Suriah dengan negara lainnya. Masyarakat Suriah dan para militernya telah menyadari betul bahwa pergantian rezim saja tidak akan bisa menyelesaikan masalah, tidak dapat pula menggantikan darah-darah para syuhada yang telah tertumpah, mengganti kehormatan wanita yang telah di renggut dan menebus nyawa anak-anak yang tidak berdosa. Mereka telah menyadari betul bahwa Revolusi mereka haruslah memangkas pangkal kerusakan, yakni penerapan sistem kufur dan dijauhkan serta dihinakannya Islam di tengah-tengah mereka. 
Ya itulah Suriah, para syuhada dan masyarakatnya telah lantang bersuara, telah menyerahkan raga dan jiwanya hanya untuk Allah Swt. semata. Mereka tidak peduli dengan pembantaian dan pembakaran yang dilakukan oleh Bashar Asad bersama antek-anteknya selama mereka belum berhasil menerapkan Islam ke tengah-tengah mereka. Mereka tidak lagi mau tertipu oleh Amerika yang senantiasa menyodorkan solusi (baca:jebakan) atas permasalahan mereka.
Begitu pun di Indonesia, kini gaung kebangkitan Islam semakin terdengar nyaring yakni kebangkitan dengan Khilafah Islam. Perubahan ini haruslah menjadi arus utama pergerakan oleh berbagai elemen masyarakat, baik Ulama, mugaligh-mubalighah, kaum intelektual, dosen, pelajar, pengusaha hingga ke tingkat masyarakat terkecil sekalipun. Karena perubahan ini akan terwujud jika semua kaum muslimin bersatu padu untuk meraih kebangkitan itu dan menyambut pertolongan Allah. Sebagaimana janji Allah dalam firmanNya:
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. dan Barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulah orang-orang yang fasik. (Q.s. An-nur: 55) [www.syahidah.web.id/www.bringislam.web.id]
Read more...

Kesaksian Muslimah Suriah yang Selamat dari Penjara Rezim Bashar Assad

Tidak ada komentar

Kesaksian Muslimah Suriah yang Selamat dari Penjara Rezim Bashar Assad
Ilustrasi

Seorang Muslimah Suriah dari provinsi Hamah yang telah bebas dari penjara Rezim Bashar Assad menuturkan apa yang ia saksikan di penjara.
Dalam sebuah video yang diunggah di YouTube ia menceritakan bagaimana sadisnya penyiksaan yang dilakukan oleh para tentara loyalis Assad terhadap para Muslimah.
Assalamu’alaykum
“Wa’alaykumsalam”
Bagaimana anda ditangkap?
“Saya ditangkap secara ilegal dari rumah saya. Mereka menempatkan saya di kendaraan lapis baja, dan membawa saya ke pusat penahanan. Mereka mulai menyiksa saya disaat kita masih di dalam kendaraan lapis baja.
Metode penyiksaan apa yang digunakan terhadapmu?
“‘Shabh’ selama tiga hari (teknik penyiksaan yang mana posisi tangan diikiat di langit-langit), mereka juga menggunakan listrik terhadap saya. Mereka mencambuk saya dengan kabel-kabel listrik. Mereka memukul para wanita dengan kabel-kabel listrik. Mereka memberi saya kejutan listrik (menyetrumnya). Bahkan, ada seorang perempuan aktivis media berumur 16 tahun, mereka memperkosanya. Ada seorang wanita berumur 55 tahun, mereka memberinya kejutan listrik. Ada anak berumur 9 tahun yang ditangkap karena mereka menulis di tembok-tembok. Mereka telah menangkap anak-anak! anak-anak!”
Apa peranmu di revolusi ini sehingga anda ditangkap?
“Saya seorang perawat, saya merawat para ‘pemberontak’ yang terluka”
Sekarang anda telah bebas, apakah anda akan berhenti membantu atau tidak?
“Insya Allah, Saya akan melanjutkannya hingga jatuhnya rezim ini.
Pesan apa yang anda punya untuk Bashar Assad?
“Saya beritahu Bashar bahwa semua wanita merdeka di Hama dan semua warga Suriah akan terus berjuang hingga menggulingkan anda dan rezim anda! Insya Allah, kami akan menang. Meskipun jika ini butuh bertahun-tahun. Kami akan menang! kami akan menang! Insya Allah.”
(zafaran/muslimahzone/www.bringislam.web.id]
Read more...

Kalah Lawan Oposisi Suriah, Milisi Hizbullah Dipulangkan

Tidak ada komentar
syiah hizbullah
Pasukan milisi Syi'ah Hizbullah yang awal bulan lalu di kirim untuk membantu rezim militer Assad di Suriah, kini harus menghadapi kenyataan untuk dipulangkan ke kampung halamannya. Puluhan milisi Syi'ah tersebut telah terluka dalam perang melawan pasukan oposisi.


Saat ini mereka telah ditampung di beberapa rumah sakit di kota Libanon, Ahad (26/5) kemarin. Seperti dilansir islammemo, Senin (27/5), milisi Syiah tersebut terpaksa dipulangkan karena menderita kekalahan saat menghadapi pasukan oposisi Suriah di kota Qushair, propinsi Homs, Suriah. Di antara mereka menderita cedera berat. Sedangkan sebagian lagi sudah menjadi jenazah.

Mereka tiba di rumah sakit Lebanan, Ahad (26/5) siang dengan diangkut beberapa ambulans. Sekitar 50 orang langsung mendapatkan perawatan intensif. Sedangkan sebagian langsung dibawa ke kamar jenazah.

Kenyataan pahit tersebut bertentangan dengan pidato pemimpin Hizbullah Libanon, Hasan Nasrullah yang menjanjikan kemenangan dalam perperangan di kota Qushair. Pidato Nasrallah pada Sabtu (25/5) itu sehari sebelum pasukannya dipulangkan setelah mengalami kekalahan.

Dalam pidatonya, Nasrallah mengatakan telah mengerahkan tank, meriam serta rudal yang siap menghantam pasukan oposisi di kota Qushair. Dalam pidato itu Hizbullah terlihat sangat optimis memenangkan pertempuran melawan pasukan oposisi. [republika/www.bringislam.web.id]
Read more...

Pertempuran Sengit Pejuang Suriah di Qusayr: 100 Lebih Milisi Syiah Hizbullah Tewas

Tidak ada komentar


Suriah-pertempuran di qusayr-jpeg.imageBEIRUT: Lebih dari 100 milisi Syiah Hizbullah dilaporkan tewas di kota Qusayr, Ahad (19/5/2013) lalu dan ratusan lainnya luka-luka dalam pertempuran sengit dengan Mujahidin FSA.
Sebuah sumber melaporkan kepada Al-Arabiya, Senin (20/5/2013), bahwa bentrok antara Mujahidin FSA dengan Syiah Hizbullah, mengakibatkan banyaknya milisi Hizbullah yang tewas, selain terluka dan dilarikan ke rumah sakit di Beirut, Libanon.
Serangan terhadap kota Qusayr yang dikuasai oleh pejuang FSA, dilakukan oleh milisi Syiah Hizbullah, sebagai bagian kampanye Presiden Basyar Asad untuk mengonsolidasikan genggamannya pada Ibukota Damaskus dan mengamankan jalan yang menghubungkan Ibukota dengan wilayah yang masih dikuasai rezim di wilayah pinggiran pantai melalui pusat kota Homs.
Kantor berita resmi pemerintah Suriah, SANA, mengatakan bahwa “tentara pemerintah Suriah telah memulihkan keamanan dan stabilitas di sebagian besar kota Qusayr dan terus memburu sisa pasukan ‘teroris’ (pejuang, red) di distrik Utara. “
Sumber tadi mengatakan bahwa pejabat Syiah Hizbullah bernama Fady Al-Jazzar dilaporkan menjadi salah seorang yang tewas. Al-Jazzar dipertimbangkan menjadi salah satu pejabat tinggi ranking Hizbullah.
Ahad (19/5/2013) pagi, Stasiun Televisi Pemerintah Suriah melaporkan bahwa pasukan Asad telah memasuki pusat kota Qusayr yang dikuasai oleh Mujahidin.
Hadi Abdullah, seorang aktivis Suriah berbicara dari Qusayr. Ia membantah bahwa kota telah jatuh ke tangan rezim Asad, demikian Al Arabiya melaporkan.
Aktivis tersebut menambahkan bahwa dengan bantuan  milisi Syiah Hizbullah, rezim Asad mengepung ketat kota Qusayr, sehigga para penduduk tidak berani keluar rumah.
Aktivis Suriah tersebut juga melaporkan, bahwa serangan udara oleh rezim dan bombardir ke jantung kota, dekat perbatasan Libanon itu, telah melukai pemnduk, termasuk Mujahidin.
Sementara Stasiun TV Al-Manar, milik Syiah Libanon, secara resmi melaporkan, Ahad (19/5/2013), bahwa 120 anggota milisi Syiah Hizbullah Libanon tewas dalam pertempuran terbaru di kota Qushair tersebut.
Al-Manar juga menyebut bahwa di antara yang tewas adalah menantu pemimpin umum milisi Syiah Hizbullah, Hasan Nahhrullah, yaitu Sayid Ali Husain Al-Mishri.
Qusayr dihuni oleh 20.000 penduduk dan telah disiagakan selama berminggu- minggu untuk mengantisipasi bombardir dari pasukan pendukung rezim Basyar Asad.
Qusayr diperebutkan karena kota ini memiliki nilai strategis sebagai penghubung antara Damaskus dengan wilayah pantai, tempat dimana rezim Asad menerima bantuan persenjataan dari Rusia.
Suriah-Al-Qusayr_District_Map-jpeg.image
Awal Mei 2013 lalu juru bicara pejuang Free Syrian Army (FSA), Louay Almokdad mengatakan pada Al-Arabiya, bahwa milisi Syiah Hizbullah menembakkan mortir artileri yang berisi Gas Mustard  ke basis pejuang FSA di kota Qusayr. (Abu Akmal Mubarok/Salam-Online [www.bringislam.web.id]
Read more...

Al-Jazeera dan Liputan Bias Tentang Revolusi Suriah

Tidak ada komentar
Oleh Mundzir Abdullah

Tidak ada keraguan bahwa jika Anda melihat Saluran Berita Al-Jazeera hari demi hari mereka telah mengurangi liputannya mengenai revolusi Ash-Syam (Suriah) hingga ke titik di mana berita itu dilaporkan sebagaimana berita biasa sehari-hari lainnya.


Apa yang menjadi penyebab hal ini terjadi, menjadi pertanyaan bagi saya …?
Apakah rudal-rudal Scud sudah berhenti dijatuhkan ataukah pesawat-pesawat tempur sudah berhenti membom di atas kepala warga sipil?
AlJazeera-Israeli-FlagApakah pembantaian sudah berhenti? Apakah revolusi sudah berhasil? Apakah sang tiran sudah jatuh? Apakah hal-hal itu jauh dari kepentingan dan tujuan Qatar?
Ketika Ben Ali jatuh di Tunisia, Al-Jazeera berusaha untuk melaporkan aktivitas rakyat dan bekerja untuk menipu mereka dengan memberikan pesan-pesan yang menyesatkan yang menyatakan bahwa revolusi telah mencapai tujuannya meskipun keadaan Ali Ben dan rezimnya masih berdiri tegak seperti sebelumnya walaupun terjadi perubahan dalam beberapa wajah.

Dan ketika Al-Ikhwaanul Muslimin berkuasa di Mesir berdasarkan kesepakatan yang dibuat dengan Amerika di mana lembaga-lembaga dari rezim sebelumnya tetap ada seperti peradilan, media, informasi, militer dan institusi keamanan, orang-orang yang membunuh para pengunjuk rasa dianggap tidak bersalah dan dana yang dicuri diabaikan, revolusi berlanjut karena kesadaran rakyat bahwa revolusi belum mencapai tujuannya dan bahwa mereka hanya berhasil menjatuhkan kepalanya saja. Pada titik ini, Al-Jazeera berdiri melawan kaum revolusioner dan berpihak dengan Ikhwaan yang disponsori dan didukung oleh Qatar atas nama Inggris.

Ini adalah media yang menipu  dan jika mereka memberitakan kebenaran (kadang-kadang) maka hal ini adalah hanya untuk mendapatkan kepercayaan sehingga mereka kemudian dapat membakar revolusi dan menyimpangkannya dari tujuan yang sebenarnya yang diwakili oleh pembebasan yang nyata dari suatu aturan yang berdasarkan bimbingan ilahi. Mereka telah menyesatkan revolusi sementara seorang agen Amerika digantikan oleh seorang agen Inggris.

Tidak diperbolehkan untuk mempercayai penguasa sebagaimana tidak dibolehkan untuk mempercayai media yang berada di bawah lindungan penguasa karena mereka berada pada mazhab yang berbeda dengan mazhab kita dan mereka memiliki tujuan dan kesetiaan yang berbeda dengan tujuan dan kesetian kita dan mereka berkomitmen untuk mengikuti garis yang ditarik oleh tuan-tuan mereka, dalam banyak kasus yakni oleh Amerika dan oleh Inggris dalam beberapa kasus.
Loyalitas Muslim adalah kepada Allah SWT. Rasul SAW dan orang-orang yang beriman saja.

Sumber : www.khilafah.com
Read more...

“Nero” Syam Meningkatkan Pembakaran, Penghancuran dan Pembunuhan Manusia, Di Mana Militer Kaum Muslimin?

Tidak ada komentar

بسم الله الرحمن الرحيم
“Nero” Syam Meningkatkan Pembakaran, Penghancuran dan Pembunuhan Manusia, Pepohonan dan Bebatuan. Lalu Dimanakah Militer Kaum Muslimin untuk Menolong para Orang Tua, Janda, Anak-anak Yatim dan Orang-orang yang Tertimpa Dharar?!

Pembantaian oleh diktator Syam makin meningkat, satu pembantaian disusul pembantaian lainnya; menggunakan pesawat, roket, rudal dan bahan-bahan kimiawi mematikan yang secara acak membakar, menghancurkan segala sesuatu atas perintah tiran dan “Nero” Syam… Para orang tua, wanita, anak-anak, para janda, anak-anak yatim, mereka meminta bantuan dan berteriak meminta pertolongan kepada militer kaum Muslimin yang terparkir diam di barak tanpa bergerak. Semua itu dilakukan atas perintah penguasa mereka yang memiliki hati tetapi tidak digunakan untuk memahami, memiliki telinga tetapi tidak dia gunakan mendengar, dan memiliki mata tetapi tidak digunakan melihat. Sesungguhnya yang buta bukanlah mata akan tetapi yang buta adalah hati yang ada di dalam dada!
Diktator Syam telah memobilisasi kaum kafir, orang-orang munafik dan orang-orang rusak serta orang-orang kriminal melawan al-Ghuthah, sebuah perkampungan Damaskus untuk membinasakan kaum Muslimin di situ. Kaum muslimin yang dikatakan oleh Rasul saw dalam riwayat yang dikeluarkan oleh Abu Dawud dari Abu ad-Darda’ bahwa Rasulullah saw bersabda:
«إِنَّ فُسْطَاطَ الْمُسْلِمِينَ يَوْمَ الْمَلْحَمَةِ بِالْغُوطَةِ، إِلَى جَانِبِ مَدِينَةٍ يُقَالُ لَهَا: دِمَشْقُ، مِنْ خَيْرِ مَدَائِنِ الشَّامِ»
Tenda kaum Muslimin pada hari Malhamah ada di al-Ghuthah hingga samping suatu kota yang disebut: Damaskus, salah satu kota terbaik Syam

Semua mobiliasi itu atas perintah Amerika yang memberikan lampu hijau kepada anteknya diktator Syam untuk terus melakukan pembunuhan dan kebengisan. Hal itu sampai Amerika menemukan pengganti yang bisa menggantikan anteknya tersebut. Amerika takut Nero Syam akan tumbang atau binasa sebelum antek penggantinya menjadi matang; dan berikutnya Islam bisa sampai ke pemerintahan dan Syam kembali menjadi pusat Dar al-Islam kembali. Sehingga hal itu menjadi pukulan keras terhadap para pemuka kaum kafir imperialis, dan antek-antek mereka yang mengkhianati Allah, Rasul-Nya dan kaum Mukminin.
Wahai pasukan di negeri kaum Muslimin yang dekat maupun yang jauh, dimanakan Anda semua terhadap firman Allah SWT?:
)وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ(
jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan (TQS al-Anfal [8]: 72)

Dimanakah Anda semua dari sabda Rasul saw dalam riwayat yang dikeluarkan oleh imam Muslim dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
«الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ، لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ»
Seorang muslim adalah saudara muslim yang lain, ia tidak menzaliminya dan tidak merendahkannya

Bagaimana darah di urat nadi Anda tidak mendidih padahal Anda mendengar dan menyaksikan warga Syam diusir, kehormatan mereka dilanggar, darah-darah mereka ditumpahkan, tempat-tempat tinggal mereka dihancurkan dan harta mereka dirampas? Bukankah di tengah Anda ada sumpah Qutaibah, semangat al-Mu’tashim dan semangat pembebasan Shalahuddin?
Bagaimana Anda tetap berdiam di barak-barak seolah-olah apa yang terjadi itu terjadi di ujung-ujung dunia, tidak ada hubungannya dengan Anda, dan Syam bukan pusat Dar al-Islam?! Tidak keluarnya perintah dari penguasa Anda tidak bisa menjadi pembenaran atas sikap diam Anda. Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam kemaksiyatan kepada al-Khaliq. Allah, Allah dalam menolong saudara-saudara Anda. Allah, Allah dalam sikap Anda dengan sikap yang benar di hadapan penguasa Anda. Maka berlepas dirilah dari mereka pada semua perkara Anda, sebelum hari esok mereka berlepas diri dari Anda sementara Anda tidak bisa berlepas diri dari mereka.
)إِذْ تَبَرَّأَ الَّذِينَ اتُّبِعُوا مِنَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا وَرَأَوُا الْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ الْأَسْبَابُ * وَقَالَ الَّذِينَ اتَّبَعُوا لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا مِنَّا كَذَلِكَ يُرِيهِمُ اللَّهُ أَعْمَالَهُمْ حَسَرَاتٍ عَلَيْهِمْ وَمَا هُمْ بِخَارِجِينَ مِنَ النَّارِ(
(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali. Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami”. Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka. (TQS al-Baqarah [2]: 167).

Wahai pasukan di militer tiran! Bagaimana Anda bisa menembakkan senjata Anda kepada saudara-saudara dan keluarga Anda? Bukankah Anda masuk militer untuk melindungi keluarga dan warga Anda dan untuk memerangi musuh Anda? Bagaimana Anda sama sekali tidak menembakkan senjata Anda ke arah Yahudi pencaplok dataran tinggi Golan. Di sisi lain Anda justru menggerakkan senjata untuk membunuh keluarga dan warga Anda yang terdiri dari orang-orang tua, wanita dan anak-anak? Tidak adakah di antara Anda orang cerdas yang mengalihkan moncong senjatanya ke arah tiran dan para kaki tangan jahatnya, dan menolong negeri dan warganya yang terzalimi? Sungguh berdirinya Anda di samping tiran merupakan aib yang tidak bisa terhapus, merupakan kehinaan di dunia dan siksa neraka di akhirat, pada hari itu tiran dan para begundalnya tidak akan bisa memberi manfaat sama sekali kepada Anda. Sebaliknya Anda akan menyesal dan waktu penyesalan telah lewat. Sebagian Anda akan melaknat sebagian yang lain dan masing-masing mendapat azab yang berlipat ganda.
)كُلَّمَا دَخَلَتْ أُمَّةٌ لَعَنَتْ أُخْتَهَا حَتَّى إِذَا ادَّارَكُوا فِيهَا جَمِيعًا قَالَتْ أُخْرَاهُمْ لِأُولَاهُمْ رَبَّنَا هَؤُلَاءِ أَضَلُّونَا فَآتِهِمْ عَذَابًا ضِعْفًا مِنَ النَّارِ قَالَ لِكُلٍّ ضِعْفٌ وَلَكِنْ لَا تَعْلَمُونَ(
Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka”. Allah berfirman: “Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui”. (TQS al-A’raf [7]: 38)

Wahai orang-orang revolusioner yang benar! Belalah agama, kehormatan, harta dan nyawa Anda. Dalam hal itu ada kemenangan atau syahid seperti yang disabdakan oleh Rasulullah saw dalam apa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Sa’id bin Zaid dari Nabi saw, beliau bersabda:
«مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ، وَمَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ، أَوْ دُونَ دَمِهِ، أَوْ دُونَ دِينِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ»
Siapa saja yang terbunuh membela hartanya maka ia syahid, siapa saja yang terbunuh membela keluarganya atau darahnya atau agamanya maka ia syahid

Dimobilisasinya kaum kafir, orang-orang munafik, orang-orang rusak dan para penjahat jangan sampai bisa membuat Anda takut. Allah yang Mahakuat lagi Maha Perkasa bersama orang-orang terzalimi yang membela hak, agama, keluarga dan kehormatan mereka.
)وَالَّذِينَ إِذَا أَصَابَهُمُ الْبَغْيُ هُمْ يَنْتَصِرُونَ(
Dan ( bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim mereka membela diri. (TQS asy-Syura [42]: 39)

Sungguh darah-darah Anda telah ditumpahkan dan pengorbanan Anda telah dicurahkan. Maka Hizbut Tahrir memberi nasihat kepada Anda, jangan Anda terima selain sistem al-Khilafah, dan selain kedaulatan syariah Allah. Dengan itu darah-darah Anda yang suci akan menyebut kebaikan untuk Anda di depan Pencipta Anda; pengorbanan Anda akan mengangkat derajat Anda di sisi Rabb Anda.
)وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ(
Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya. (TQS Yusuf [12]: 21).

17 Jumadul Tsaniyah 1434
27 April 2013

Hizbut Tahrir



Maklumat Keutamaan Syam
Syam adalah benteng keamanan dan keimanan, termasuk tempat yang dimuliakan oleh syara’, bumi yang diberkati Allah dan disucikan. Allah SWT berfirman:
﴿سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ …﴾
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya… (TQS.al-Isrâ’ [17] : 1).
Dari Abdullah bin Amr, Rasul saw bersabda:
«إِنِّيْ رَأَيْتُ عَمُوْدَ الْكِتَابِ اُنْتُزِعَ مِنْ تَحْتِ وِسَادَتِيْ فَنَظَرْتُ فَإِذَا هُوَ نُوْرٌ سَاطِعٌ عُمِدَ بِهِ إِلَى الشَّامِ أَلاَ إِنَّ اْلإِيْمَانَ إِذَا وَقَعَتْ الْفِتَنُ بِالشَّامِ»
Aku bermimpi melihat tiang kitab (Islam) ditarik dari bawah bantalku. Aku lihat ternyata ia adalah cahaya sangat terang, yajg diarahkan ke Syam. Ingatlah, iman itu (terbukti) bila fitnah (konflik) terjadi di negeri Syam. (HR al-Hakim, al-Baihaqi, at-Thabarani, Ibn Asakir. Al-Hakim berkata: ini hadits shahih menurut syarat Syaikhayn tapi keduanya tidak mengeluarkannya. Al-Hafizh adz-Dzahabi di Talkhîsh berkomentar: “menurut syarat al-Bukhari dan Muslim”Syaikh al-Albani menshahihkannya).
Salamah bin Nufail menuturkan, Nabi saw bersabda:
«عُقْرُ دَارِ الإِسْلامِ بِالشَّامِ» وفي رواية « أَلاَ إِنَّ عُقْرَ دَارِ الْمُؤْمِنِينَ الشَّامُ»
Pusat Dar al-Islam di Syam (HR ath-Thabarani dan Ibn Abi “Ashim) dan dalam riwayat lain: “ingatlah sesungguhnya pusat Dar al-Mukminin adalah Syam” (HR Ahmad dan Ibn Jarir)

Komentar:
Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan harga BBM subsidi akan naik maksimal menjadi Rp 6.500/liter dan opsi dua harga bensin premium ditiadakan. Namun kenaikan nanti tergantung kompensasi yang disetujui DPR. (finance.detik.com, 30/4).
  1. Organisasi Angkutan Darat (Organda) merespons rencana kenaikan harga BBM subsidi. Mereka menyampaikan dua opsi yang akan diambil, yaitu menaikkan biaya transportasi kepada konsumen hingga 35% atau mogok massal. (finance.detik.com, 30/4)
  2. Ongkos angkutan naik, semua biaya kebutuhan juga naik. Lagi-lagi rakyat keseluruhan khususnya rakyat kecil yang menanggung deritanya. Benarlah, rencana kenaikan harga BBM = rencana bebani rakyat.
  3. Kelola migas dengan sistem syariah niscaya migas menjaid berkah bagi seluruh rakyat.

Foto: #SHARE#SURIAH BUTUH DOA DAN BANTUAN KITA UMAT ISLAM, TEGAKKAN KHILAFAH*Gambar ini begitu meruntuhkan hati dan perasaan kita...kumpulan anak-anak yang mestinya terlihat ceria dan penuh harapan, diganti kumpulan jazad anak-anak yang dibantai secara kejam.. bagaimana kita akan menolong mereka? bagaimana kita bisa menghentikan penderitaan yang terus dirasakan ratusan ribu bahkan jutaan warga suriah dan dunia islam yang lain,demokrasi nasionalisme benar-benar sampah yang tidak bisa di harapkan, kita harus berani bercita-cita, satukan dunia Islam, Tegakkan khilafah, Hentikan penderitaan umat segera..saudaraku mari bantu saudara kita di suriah, dengan doa, dukungan opini, bahwa kita bersama mereka, dan kita ingin membantu mereka, gerakkan keinginan dunia Islam memiliki kesatuan umat yang akan menumbuhkan kekuatan. Tegakkan Daulah Khilafah Islam.mari ikut berperan optimal...  dukung perjuangan penyatuan umat islam dunia....==============SUKSESKAN MUKTAMAR KHILAFAH, TEGAKKAN KHILAFAH, SATUKAN NEGERI-NEGERI ISLAM
Read more...

Category

Popular Posts

facebook